SUKABUMI – Pasca bencana tanah longsor, warga dan petugas gabungan melakukan gotong royong membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan di ruas jalan raya Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Cigulusur, RT 01/RW 01, Desa Margaluyu,
Kecamatan Purabaya, pada Jumat (21/10).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Purabaya, Yanto Prayitno mengatakan, warga bersama petugas gabungan sengaja melakukan aksi gotong royong. Lantaran, ruas jalan Kabupaten Sukabumi di wilayah Kampung Cigulusur tidak bisa digunakan setelah tertimbun material bencana tanah longsor yang terjadi pada Kamis (20/10) malam, tepatnya sekira pukul 19.00 WIB.
“Dampak dari bencana tanah longsor itu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Hanya saja, akses masyarakat terhambat. Karena jalan milik pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi itu, tidak bisa dilintasi baik oleh kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua,” kata Yanto Prayitno kepada Radar Sukabumi pada Jumat (21/10).
Bencana tanah longsor ini, sambung Yanto, terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Selain itu, kontruksi tanah di wilayah tersebut dinilai labil. Sehingga, saat diguyur hujan, tanah yang berada di tebing tersebut langsung longsor dan menimbun badan jalan.
“Untuk ketinggian tebingnya ada sekitar 15 meter yang ambruk hinga menutupi badan jalan itu. Selain material berupa tanah, bebatuan ada juga berbagai macam pepohonan ikut tergerus longsor dan menutupi akses lalu lintas,” tandasnya.
Sebab itu, pada Jumat (21/10) warga bersama petugas gabungan malakukan gotong royong untuk membersihkan material tanah longsor itu. Hal ini, sengaja dilakukan untuk mempermudah masyarakat untuk bisa beraktivitas sebagaimana mestinya.
Terlebih lagi, akses jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat untuk menuju tempat publik. Seperti pergi untuk mendapatkan layanan kesehatan, sekolah, pasar dan area publik lainnya.
“Insya Allah, nanti sore jalan ini bisa dilintasi kembali oleh kendaraan. Saat melakukan gotong royong kita juga memberikan himbauan kepada masyarakat maupun pengguna lalu lintas untuk tetap waspada, karena pada cuaca ekstrim saat ini dikhawatirkan dapat berpotensi terjadinya bencana longsor susulan,” pungkasnya. (Den)







