SUKABUMI – Kalau tidak ada aral merintang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa Desember 2020 mendatang, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak bakal digelar.
Dengan adanya sinyal tersebut, para partai peserta Pemilu di Kabupaten Sukabumi pun langsung bergerak cepat.
Dari sembilan partai yang mempunyai kursi di lagislatif, lima partai yakni Gerindra, PKB, PPP, PAN dan PDI Perjuangan sudah menyamakan visi-misi dalam menghadapi Pilkada mendatang.
Bahkan informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, sudah ada kesepakatan dari kelima partai tersebut untuk mengusung satu nama Bakal Calon Bupati Sukabumi yakni Adjo Sardjono.
“Alhamdulillah PAN sudah menandatangani ikut dalam koalisi yang kami beri nama ‘Koalisi Nasionalis-Religius Menuju Sukabumi Unggul’.
Untuk PDIP, juga sudah ada kesepakatan bahwa Bacalon Bupatinya itu adalah Pak Adjo Sardjono,” ujar Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara usai melakukan safari politik dengan lima partai di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Jumat (5/6).
Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini mengakui, safari politik yang dilakukan bukan berarti mengenyampingkan wabah Covid-19.
Pasalnya, komunikasi politik tetap harus berjalan mengingat perhelatan Pilkada jiga dilaksanakan Desember tinggal sebentar lagi.
“Setiap partai politik pasti melakukan hal yang sama meskipun di tengah pandemi corona saat ini. Karena, tidak ada satu partai pun yang bisa mengusung sendiri untuk calon bupati dan wakil bupati Sukabumi,” akunya.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati, bahwa Kabupaten Sukabumi perlu sebuah terobosan, perlu sebuah perubahan dengan memiliki jiwa nasionalisme dan religius tinggi.
Ketika disinggung terkait siapa calon wakil yang akan mendampingi Adjo Sardjono, Yudha mengaku sejauh ini belum ada penentuannya.







