Pada kesempatan itu, Hasan juga menyampaikan terimakasih atas kepedulian semua pihak terhadap bencana alam yang terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Ia berharap, semua korban segera ditemukan.
“Semoga upaya kita dalam mencari saudara kita yang tertimbun ini dilancarkan. Besok, pencarian akan kita lanjutkan,” pungkasnya.
Terpisah, Komandan DVI Polda Jabar, AKBP Nelson membenarkan dengan adanya lima jenazah yang ditemukan. Ia memastikan, tiga orang sudah diidentifikasi dan dua orang lainnya masih proses identifikasi. “Yang sudah berhasil kami identifikasi, sudah kami serahkan kepada pihak keluarga. Dua orang lainnya, proses identifikasi masih dilakukan,” pungkasnya singkat.
Diakui Nelson, proses identifikasi jenazah ini cepat dilakukan lantaran pihak keluarga berperan aktif dalam memberikan informasi kepada petugas. “Semua berjalan dengan lancar berkat kerjasama semua pihak,” pungkasnya singkatnya.
Sebelumnya, kakak korban, Aling (65) mengaku yakin dengan jenazah yang ditemukan siang kemarin itu adalah Mulyani. Hal tersebut dilihat dari pakaian yang digunakan dan juga muka jenazah yang masih utuh. “Saya kenal, itu adalah adik saya. Setiap hari kan ketemu, jadi tahu benar,” singkatnya.
Sementara itu, untuk mengoptimalkan pencarian para korban yang tertimbun material longsor, Basarnas membagi lokasi bencana menjadi enam sektor. Dimasing-masing sektor, terdapat petugas gabungan yang mencari korban. Sektor pertama berada di area yang berdekatan dengan Kampung Cimapag. Area ini merupakan akses utama masuk pada area lokasi bencana.






