Kronologis Buruh Migran Asal Sukabumi Meninggal

  • Whatsapp

SUKABUMI – Deudeu Rosiah (58) menambah panjang deretan kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi yang meninggal dunia saat bekerja di luar negeri. Sayangnya, almarhumah wafat dengan status PMI yang ilegal. Jasad warga asal Kampung Bojonggaling, RT 002/002, Desa/Kecamatan Kebonpedes dilaporkan telah tiba di Sukabumi.

Camat Kebonpedes Ali Iskandar mengatakan, pihaknya mengaku prihatin atas kasus PMI ilegal kembali terulang di wilayahnya. Terlebih lagi, seorang pahlawan devisa negara itu meninggal dunia di tempat kerjanya di negara bagian timur tengah.

Bacaan Lainnya

“Meski korban telah berangkat kerja ke luar negeri dengan menggunakan jalur ilegal, tetapi pihak perusahaan yang bertugas sebagai sponsor korban telah bertanggung jawab. Mulai dari proses pemulangan, hingga proses pemakamannya,” katanya.

Kuat dugaan, korban yang meninggal itu, merupakan seorang PMI ilegal. Lantaran, negara timur tengah, khususnya di Saudi Arabia sudah bertahun-tahun di negara tersebut tidak menerima pekerja buruh migran dari Indonesia, khususnya untuk sektor asisten rumah tanggan . Ini terjadi karena ada peraturan moratorium.

“Selain itu, modus para sponsor itu kerap bermain dalam hal paspor untuk pemberangkatan PMI ke luar negeri. Jadi mereka kerap menggunakan paspor kunjungan. Untuk itu, kasus ini sedang kita telusuri agar tidak terulang kembali di wilayah Kecamatan Kebonpedes,” bebernya.

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani mengatakan, kasus PMI yang meninggal dunia ini akan dijadikan sebagai pembelajaran semua pihak. Untuk itu, peristiwa tersebut pemerintah desa akan berhati-hati apabila ada warganya yang hendak berangkat bekerja ke luar negeri.

“Tapi, saat ini pihak PT telah bertanggung jawab sampai proses pemakaman. Jadi, waktu kita mendapatkan laporan soal kematian warga kami di Arab, kita langsung bekerjasama dengan SBMI untuk melakukan koordinasi kepada KBRI terkait proses pemulangan jenazah. Alhamdulillah dengan kerjasama seluruh stakehoalder proses pemulangan jenazah sangat cepat tiba di rumah keluarganya,” jelasnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *