BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kronologis Uang Cabup Sorong Selatan Ditilep Dukun Sukabumi

×

Kronologis Uang Cabup Sorong Selatan Ditilep Dukun Sukabumi

Sebarkan artikel ini

Niat Gandakan Uang Malah Kena Tipu

1. Selasa, 15 Juni 2020 sekira pukul 06.00 WIB, Yunus bersama sekertaris pribadinya dan seorang sopir rental berangkat dari Hotel Oredo Jakarta Barat menggunakan mobil Toyota Inova hitam menuju rumah kenalannya di Jalan Baranangsiang, Kota Bogor.

Bank bjb Tandamata

2. Mereka sengaja datang ke kenalannya dengan maksud akan menggandakan uang. Uang yang akan digandakan milik Yunus Rp100 juta yang dibawanya dengan menggunakan sebuah tas selendang warna hitam.

3. Setibanya ditempat sekira pukul 10.00 WIB, Yunus dan sektretaris pribadinya masuk ke dalam rumah kenalannya, sementara sang sopir menunggu di dalam mobil.

4. Selang 30 menit, Yunus bersama sekretarisnya serta kenalanya serta seorang laki-laki yang tidak dikenal baik nama maupun alamatnya, berangkat menuju ke rumah kenalan lainnya di daerah Kota Sukabumi.

5. Setibanya ditempat sekira pukul 13.00 WIB, Yunus bersama rombongan turun dari mobil menuju ke rumah kenalannya yang bergelar haji di Sukabumi.

6. Selang satu jam, kemudian Yunus dan rombongan kembali dan berangkat menuju ke Rumah Makan Panorama Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi untuk menemui seorang yang sering dipanggil ustad.

7. Pukul 16.00 WIB setelah melakukan pertemuan, mereka bersama-sama melalui petunjuk seorang ustad tersebut berangkat menuju ke lokasi objek wisata Curug Pareang, Jampantengah.

8. Sekira pukul 18.30 WIB setibanya di areal parkir kendaraan objek wisata Curug Pareang, kemudian ustad tersebut mengajak Yunus bersama kenalannya menuju ke lokasi Curug Pareang dengan cara berjalan kaki sambil membawa sebuah tas yang berisi uang Rp100 juta.

9. Selang satu jam, kemudian seorang ustad tersebut datang kembali ke arah parkir mobil sambil membawa sebuah tas milik Yunus dan selanjutnya ia mengatakan kepada sopir korban ‘Bantuin itu tamunya gak bisa jalan karena badannya kebesaran, saya mau ke rumah abah dulu’.

10. Seteleh itu, sang sopir bersama dengan dua warga sekitar yang berada di lokasi tersebut langsung menuju ke lokasi Curug Pareang dan setibanya ditempat ternyata Yunus bersama kenalannya dalam keadaan tidak sadarkan diri.

11. Dugaan sementara, seluruh korban yang tidak sadarkan diri ini, menjadi korban pembiusan. Lantaran, saat berada di Curug Pareang, mereka diberi minum susu beruang dengan kondisi sudah dibuka oleh pelaku yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya.