Sewaktu dirinya melintasi di kawasan depan pabrik PT CSA, motor yang dikendarainya dislip oleh satu motor pelaku. Sontak motor yang kendarai pelaku langsung berhenti. Karena, jalan yang hendak dilintasinya di jegat oleh motor pelaku. Sementara satu motor pelaku yang lainnya terus mengikuti korban.
“Saat motor palaku yang berada di belakang motor saya, mereka langsung mepet dan menendang motor dan langsung terjatuh di jalan coran. Saya sempat jalan di bawah lumpur. Pas naik lagi di jalan coran, mereka nendang lagi dan langsung menggusur motor saya,” bebernya.
Saat korban terjatuh, salah satu pelaku yang berada di belakang motor korban langsung menghampiri korban untuk melakukan ancaman dengan cara mengancungkan sebilah golok kepada korban. Sehingga korban merasa ketakutan dan yang akhirnya orang yang mengacungkan sebilah golok tersebut mengambil sepeda motor milik korban ke arah ruas Jalan Raya Panggeleseran Sukabumi.
“Waktu saya bangun, mereka menodongin senjata itu. Pas saya jatuh mereka bilang kaya yang ngambek begitu. Iya, katanya gak boleh berkutik harus diam di depan sambil mengacungkan golok. Semua pelakunya ada empat orang yang berjenis kelamin laki-laki mereka mengendarai dua sepeda motor,” tandasanya.
Setelah motor korban digasak para pelaku, korban langsung menghubungi keluarganya. Tidak lama setelah itu, kelurga korban langsung datang ke lokasi kejadian korban di begal. “Setelah keluarga saya datang, saya langsung lapor ke Mapolsek Cikembar,” timpalnya.
Akibat kejadian tersebut, korban selain kehilangan kendaraan sepeda motor, korban juga mengalami luka lecet di bagian lututnya. Untuk itu, ia berharap Polsek Cikembar dapat segera memburu dan meringkus para pelaku pembegalan ini. “Mudah-mudahan para pelaku ini dapat segera terciduk secepatnya. Iya, motor saya ini merupakan satu-satunya kendaraan untuk bekerja,” tandasnya.






