Selain itu, rumah yang ditempati keluarga Liah belum memiliki dapur dan toilet. Untuk kebutuhan MCK, mereka masih bergantung pada fasilitas umum. Kebutuhan beras pun kerap dibantu warga sekitar. “Alhamdulillah, Ibu Liah sudah memiliki BPJS Kesehatan sehingga tetap bisa mengakses layanan kesehatan,” tambah Lulis.
Kasus Liah menjadi cermin bahwa intervensi sosial tidak cukup hanya dengan penyaluran bantuan sesaat. Pemerintah dituntut memperbaiki validitas data sosial agar bantuan tepat sasaran, bukan sekadar simbol kepedulian.(bam/d)





