BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kabupaten Sukabumi Siap ‘Hadapi’ La Nina

×

Kabupaten Sukabumi Siap ‘Hadapi’ La Nina

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya, Dandim 0607 Sukabumi Letkol Inf, Danang Prasetyo Wibowo menerangkan, fenomena alam La Nina yang berakibat pada tingginya curah hujan diprediksi terjadi di Kabupaten Sukabumi. Maka dari itu, berbagai langkah mulai dari pencegahan, mitigasi maupun penanggulangan bencana alam harus dipersiapkan.

“TNI serta Polri siap membantu pemerintah daerah dalam pencegahan, mitigasi maupun penanggulangan bencana alam yang mungkin terjadi dengan mengerahkan personel berikut peralatannya. Ini sesuai dengan amanah Undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI khususnya Bab IV pasal 7 tentang tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang,” terangnya .

Bank bjb Tandamata

Salah satu upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana ini, pihaknya tengah menginventarisir personel maupun peralatan. Sehingga, jika terjadi bencana telah siap. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi.

“Sangat riskan ya, karena kita punya laut pantai dan pegunungan. Kalo saya lihat peta patahan dari BNPB, Sukabumi itu terlewati patahan sehingga ada potensi besar bencana. Meski kita tidak tahu kapan terjadinya,” terangnya.

Danang Prasetyo Wibowo menyebut, di tahun 2020 ini telah terjadi sedikitnya 93 kasus bencana alam meliputi 33 bencana alam tanah longsor, 33 terjadi pergeseran tanah, 5 banjir, 11 kebakaran dan 11 bencana lainnya.

“Dengan curah hujan tinggi, kami fokuskan di lokasi wilayah ketinggian, seperti Nagrak, Salabintana, jajaran Kaki Gunung Salak wilayah Sukabumi Selatan, Cicurug, kawasan Gunung Walat, Parungkuda. Disana personel disiapsiagakan,” sebutnya.

Peringatan dini, telah dilakukan melalui sosialisasi. Bahkan, setiap koramil dan kecamatan masing-masing sudah mulai melakukan rapat untuk menginventarisir SDM, peralatan dan lokasi evakuasi apabila terjadi bencana.

“TNI telah menyiapkan strategi dalam penanggulangan serta tanggap bencana, guna meminimalisir kemungkinan yang akan terjadi akibat bencana,” tutur Danang. (upi/t)