BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kabupaten Sukabumi Siap ‘Hadapi’ La Nina

×

Kabupaten Sukabumi Siap ‘Hadapi’ La Nina

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman mengatakan, daerah Kabupaten Sukabumi sudah memasuki musim hujan sejak September 2020 lalu.

Namun karena terjadi penomena La Nina curah hujan di Kabupaten Sukabumi sangat tinggi dan disertai angin kencang. “Bahkan, pada beberapa hari lalu terdapat puluhan rumah penduduk mengalami kerusakan setelah diporakporandakan oleh angin puting beliung di wilayah Kecamatan Kabandungan,” kata Eka.

Bank bjb Tandamata

Untuk itu, BPBD Kabupaten Sukabumi dalam hal ini terus berupaya dan selalu siap siaga 24 jam serta melakukan mitigasi bencana dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama saat hujan deras.

“Iya, kepada warga Kabupaten Sukabumi yang tinggal di sekitaran daerah perbukitan dan bantaran sungai,” ujarnya.
Kewaspadaan warga ini, papar Eka, sangat penting dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya dalam meminimalisir terjadinya resiko bencana alam di musim hujan.

“Apalagi, Kabupaten Sukabumi ini masuk pada daftar penomena La Nina yang dapat berpotensi bencana alam di musim hujan. Untuk itu, jika curah hujan dengan intensitas lebih dari dua jam agar segera meningkatkan kewaspadannya, karena dikhawatirkan terjadi bencana banjir dan longsor, khusuanya di wilayah Sukabumi bagian Utara dan Selatan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengantisipasi dampak La Nina berupa bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, dan puting beliung. Berbagai persiapan hingga pemetaan kawasan rawan bencana telah dipersiapkan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Zienul S mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana. Termasuk memperkuat sinergisitas dengan berbagai unsur.

“Kalau pemetaan wilayah sudah lama kita punya itu, hanya kan bencana tidak bisa diduga kapan datangnya, dimana tempatnya. Sehingga, kalau waspada kita ada, termasuk persiapan-persiapan juga ada. Untuk selama ini kita sudah tangani bencana dengan baik,” jelasnya, Senin (2/11/2020).