SUKABUMI – 31 Desember 1952, merupakan hari bersejarah bagi warga Sukabumi. Kala itu, presiden pertama, Sukarno menyempatkan diri untuk melaksanakan salat Idul Adha di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Jejak itu pun di ulang kembali oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Ia bersama istri, Iriana Jokowi selama dua hari menghabiskan waktu di Kota Sukabumi dan sekaligus melaksanakan salat Idul Adha kembali di Lapang Merdeka seperti Sukarno.
Pantauan Radar Sukabumi, presiden tiba di Lapang Merdeka sekitar pukul 06:00 WIB mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam serta sarung hitam bermotif, dan peci hitam. Jokowi salat di shaf paling depan bersama para pejabat pusat hingga daerah.
Presiden Jokowi didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Walikota Sukabumi, M Muraz bersama jajarannya, para ulama, dan masyarakat Kota Sukabumi.
Sebelum salat Idul Adha, dalam sambutannya Jokowi mengingatkan pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jokowi menekankan, jangan sampai terjadi perpecahan gara-gara hal sepele. Negara Indonesia ini besar, terdiri dari 17 ribu pulau dengan 516 kota dan kabupaten, 714 suku bangsa, 111 bahasa dan 34 provinsi. Meski demikian, perbedaan harus semakin mempererat kesatuan.





