BERITA UTAMAISTANAKOTA SUKABUMI

Jokowi Titip Jaga Kondusifitas Pilwalkot

×

Jokowi Titip Jaga Kondusifitas Pilwalkot

Sebarkan artikel ini

“Banyak kepala negara sahabat yang kaget saat mendengarnya. Saya selalu sampaikan Indonesia negara dengan berpenduduk muslim terbesar di dunia,” ungkap Jokowi.

“Jagalah kerukunan, jagalah persaudaraan di antara rakyat Indonesia. Ada permasalahan sedikit langsung selesaikan. Contoh jangan sampai pemilihan walikota, bangsa jadi terpecah-belah. Kita sesama bangsa harus mempererat  tali silarahmi, mempererat wathoniah dan basyariah,” tuturnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu mengenai kunjungannya, Jokowi mengatakan bahwa memilih Kota Sukabumi karena sekaligus ingin melakukan kunjungan kerja dan melihat fakta di lapangan perihal ke-Sukabumi-an. Selama dua hari berkunjung, ia menilai Kota Sukabumi salah satu daerah yang berkembang sudah cukup lama.

“Satu kata pesan untuk Kota Sukabumi, daerah ini merupakan kota besar. Bahkan, waktu di malam hari kota ini sangat ramai, seluruh masyarakatnya sangat ramah,” akunya.

Menurut Jokowi, Kota Sukabumi selain daerah yang indah dengan cuaca tropis yang stabil, juga mempunyai makanan yang enak disantap. “Untuk menu makanan, kemarin waktu saya berbuka puasa menu makanannya dihabiskan, Ya, ikan bakarnya memang enak, padahal ikan itu sangat besar. Dan cuacanya juga sangat stabil dan lebih dominan dingin tapi tidak terlalu dingin banget,” tukasnya.

Jokowi juga menjawab semua pertanyaan maksud dan tujuan kehadirannya ke Kota Sukabumi. Orang nomor satu di Indonesia tersebut berjanji akan mempercepat pembangunan di Sukabumi, seperti pembangunan Tol Bocimi, rel kereta doble track, juga wacana pembangunan bandara.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi M Muraz juga merasa bangga dengan kedatangan Presiden Joko Widodo dalam pelaksanaan salat Idul Adha di Lapangan Merdeka. Menurutnya, hal inilah yang disebut mengulang sejarah.

“Pada 1952 Presiden ke-1 RI, Soekarno juga menghadiri salat Idul Adha di Lapangan Merdeka. Ini menjadi catatan sejarah tersendiri dalam salat Idul Adha dilaksanakan bersama dengan presiden dan ibu negara,” ucapnya.

Muraz juga berharap, kehadiran presiden dapat mempererat tali silaturahim. Selain itu, dia mengatakan Pemkot Sukabumi memohon maaf bila ada kekurangan dalam penyambutan presiden. Di hadapan presiden, Muraz pun menjelaskan tentang prestasi yang telah diraih oleh Kota Sukabumi. Menurutnya, dengan luas 48 kilometer persegi dengan 323 ribu penduduk dapat hidup rukun dan damai.

“Alhamdulillah warga Kota Sukabumi bisa hidup rukun dan damai sesuai dengan visi dan misi kota yakni dengan iman dan takwa mewujudkan pemerintahan rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Sedangkan salah satu warga, Ifnaldi Musyfa Sholahudin mengaku bangga kota kecilnya bisa disambangi Presiden RI. “Seneng banget. Biasanya engga pernah ikut salat di Lapang Merdeka. Berhubung ada Pak Jokowi, saya bela-belain pagi-pagi berangkat dari rumah,” akunya. (cr11/cr13/t)