SUKABUMI – Akses lalulintas akibat Longsor yang menutup badan jalan di beberapa titik mulai bisa dilalui. Hal ini setelah petugas gabungan terdiri dari Polri, TNI, Muspika, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan unsur lainnya berjibaku membersihkan material longsor.
Seperti halnya di jalur akses wisata Geopark yakni di jalan Cipecang sampai jalan Batu Cakup, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Hanya saja, para pengendara harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan masih licin dan potensi bencana masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Di lokasi ini, terdapat dua titik ruas jalan yang tertimbun material longsor. Meskipun sudah bisa dilalui, tapi para pengendara harus hati-hati dan waspada.
Karena dengan kondisi cuaca ekstrim seperti ini, ditakutkan terjadi longsor susulan,” jelas Kapolres Sukabumi, AKBP Nuredy Irwansyah Putra melalui Kasubag Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman kepada Radar Sukabumi, Senin (17/2).
Saat membersihkan material longsoran, sambung Aah, petugas gabungan telah menggunakan tiga unit alat berat berupa beko milik Dinas PU Provinsi Jawa Barat.
“Selain alat berat, pembersihan juga dilakukan secara manual.
Alhamdulillah, material longsoran yang menimbun jalan dengan lebar enam meter, panjang sekitar 10 meter dan tinggi longsor sekitar satu meter itu, sekarang sudah bersih dan bisa dilintasi kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” bebernya.
Sementara itu, Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, berdasarkan data yang tercatat di BPBD, terdapat 18 bencana alam yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada saat intensitas curah hujan Minggu (16/2) lalu.






