“18 kejadian ini, terdiri dari satu kejadian bencana angin kencang, sembilan bencana banjir dan delapan bencana longsor,” jelas Daeng.
18 bencana alam ini, ujar Daeng, telah tersebar di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Yakni, Kecamatan Nyalindung, Simpenan, Waluran, Cisolok, Ciemas dan Kecamatan Jampangtengah.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya saja sejumlah ruas jalan telah tertutup material longsoran. Namun, sekarang sudah bisa dilintasi setelah petugas gabungan melakukan aksi bersih-bersih dengan menggunakan alat berat,” bebernya.
Untuk mengantisipasi bencana serupa, BPBD Kabupaten Sukabumi tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada seluruh warganya, agar meningkatkan kewaspadaannya pada cuaca ekstrim yang dapat berpotensi bencana alam. Seperti banjir, longsr, puting beliung dan lainnya.
“Saya berharap kerjasamanya, bila diwilayahnya terdapat kejadian bencana, disarankan agar segera melaporkannya kepada pemerintah setempat.
Iya, ini perlu dilakukan selain untuk meminimalisir terjadinya resiko bencana alam, juga agar persoalan bencana itu dapat segera ditangani,” pungkasnya. (den/)






