Menurutnya, setiap hari tidak sedikit para pengendara yang jatuh tergelincir. Mereka tidak mengetahui jika jalan yang dilaluinya digenangi air, sepintas tidak terlihat oleh pengendara.
“Itu mungkin yang menyebabkan banyaknya pengendara yang sudah menjadi korban. Ya, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, tapi jika dibiarkan sangat membahayakan,”keluhnya.
Sementara itu, Lurah Cikundul Agus Herianto mengaku, dirinya belum sempat memperbaiki jalan penghubung tersebut. Alasannya, baru enam bulan menjabat di Kelurahan Cikundul.
“Saat ini, kami baru membenahi saluran drainase terlebih dulu agar air tidak tumpah ke jalan apabila hujan. Ketika ada pengaspalan nanti tidak cepat rusak aspalnya,” aku Agus.
Pihaknya menargetkan, tahun ini jalan rusak yang dikeluhkan warga dan para pengendara tersebut akan segera diperbaiki. Adapun, upaya yang dilakukan Kelurahan Cikundul rencananya akan melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan yang berada di kawasan jalan tersebut.
“Ya, karena jalan itu kerap dilintasi kendaraan yang berat sehingga cepat rusak. Maka saya akan secepatnya melakukan koordinasi untuk perbaikan jalan ini dengan pihak perusahaan yang ada di situ,” pungkasnya. (Cr16/t)





