Ini Update Terbaru Dampak Kerusakan Banjir Bandang Cicurug

  • Whatsapp
MULAI MEMBERSIHKAN : Sejumlah warga pada saat mulai membersihkan puing-puing rumah akibat banjir bandang.

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi merilis jumlah terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin 21 September 2020, sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data yang diterima Radar Sukabumi, sedikitnya dari 12 Desa yang terdampak banjir Bandang jumlah kerusakan terus bertambah.

Berdasarkan update terbaru dari BPBD Kabupaten Sukabumi, menyebutkan Desa Pasahawan, Kecamatan Cicurug, merupakan wilayah yang paling parah. Ada sekitar 33 KK yang diisi oleh 105 Jiwa yang terdampak. Dua orang meninggal satu masih hilang akibat terbawa arus.

Bacaan Lainnya

“Di Kampung Cibuntu ada 33 Rumah yang terdampak, 7 Rusak Ringan, 10 Rusak Sedang, 16 Rusak berat. 33 KK yang diisi 105 Jiwa Terdampak, sementara tiga orang terbawa hayut dua atas nama Juned dan Hasim sudah ditemukan dalam kondisi meninggal sementara satu lagi atas nama Ajo masih belum ditemukan, “jelas Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani dalam pesan singkatnya.

Sementara untuk korban luka-luka dikampung Cibuntu diketahui ada 10 orang, sampai saat ini menurutnya kondisinya sudah membaik. Untuk di Desa Cicurug tepatnya di Kampung Aspol BPBD Mencatat ada 9 rumah yang terdampak, 4 mengalami rusak sedang, 1 rusak sedang dan 4 rusak berat.

“Kalau di Desa Cicurug tepatnya kampung Aspol ada 9 KK yang terdampak, “terangnya.

Untuk di Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug tepatnya di Kampung Nyangkowek 64 rumah yang terdampak, 23 mengalami rusak ringan, 23 rusak sedang dan 16 mengalami rusak berat. Diketahui di kampung Nyangkowek ada 64 KK dari 263 Jiwa yang terdampak.Sementara untuk dikampung Lio hanya ada 6 rumah yang terdampak yang mengalami rusak ringan yang diisi oleh 23 jiwa.

“Jadi total tedampak di Kecamatan Cicurug itu, dua meninggal satu belum ditemukan 166 KK dari 428 Jiwa. 40 Uni rumah rusak ringan, 34 rusak sedang dan 36 rusak berat, “terangnya.

Sementara untuk di Kecamatan Parungkuda ada satu desa yang terdampak, disana ada satu rumah yang mengalami rusak berat dan satu jembatan penghubung kecamatan parukuda-bojonggenteng dan cidahu rusak berat. Untuk Kecamatan Cidahu, ada empat desa yang dilaporkan terdampak, meliputi desa Babakanpari, Desa Pondok Kaso tengah, Desa Jaya Bakti dan Desa Cidahu.

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *