Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, aksi pria bertumbuh kurus ini tecium oleh warga Kampung Kebonrandu, Kelurahan/Kecamatan Cibadak lokasi kontrakan dimana dukun cabul ini menjalankan ritualnya. Warga yang geram atas ulahnya itu, langsung menyerahkannya ke mapolsek Cibadak supaya diproses secara hukum.
Budi mengaku, sebelumnya dirinya kedatangan beberapa warga yang membawa korban ulah dukun cabul ini. Bahkan yang lebih dikhawatirkannya, bakal ada rencana sweeping ormas ke lokasi kontrakan dukun itu.
“Korban yang dibawa warga berdatangan ke rumah, mereka mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh AR saat ritual mandi kembang. Selain itu, karena kami khawatir ada aksi main hakim sendiri, makanya langsung lapor kepolisian,” jelasnya.
Kini, perjalanan AR sebagai dukun cabul dinyatakan tamat setelah Polsek Cibadak berhasil menggelandangnya. Kapolsek Cibadak, Kompol Suhardiman membenarkan adanya penahan seorang tersangka pria setengah tua yang mencabuli korban dengan modus menjadi dukun.
“Dukun cabul tersebut kita amankan di polsek. Karena dari keterangan beberapa saksi korban, AR betul melakukan aksi cabul serta tersangka pun mengakuinya. Saat ini, kasus tersebut masih tahap penyelidikan,” tutur Suhardiman.(cr15/e)





