SUKABUMI – Beredar informasi di beberapa group WhatsApp ada karyawan PT Yongjin Javasuka Garment (YJG) yang dijemput Satgas Covid-19.
Dalam pesan yang tersebar, menyatakan ada salah satu karyawan asal warga Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor itu positif Covid-19.
Bahkan yang membuat heboh, telah dilakukan penjemputan dan diisolasi tim Satgas Covid-19 pagi tadi (kemarin. red).
Namun ternyata, informasi tersebut dibantah PT Yongjin Javasuka Garment. Menurutnya, informasi yang tersebar itu merupakan hoax.
HRD PT Yongjin Javasuka Garment, Irwan memastikan, tidak ada penjemputan karyawannya yang diduga terpapar virus corona. Namun, tim satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan.
“Informasi yang beredar dimedsos ada penjemputan, padahal itu tidak benar. Karena Satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan dan sekarang salah seorang karyawan ini sudah melakukan isolasi mandiri selama dua hari,” ungkap Irwan kepada wartawan, Selasa(21/4).
Pihak perusahaan menurutnya hingga saat ini terus berupaya melakukan pencegahan Covid-19 sesuai anjuran dari protokol kesehatan. Selain itu, perusahaan juga tak hentinya terus melakukan pemantauan hasil swab karyawan dari rumah sakit.
“Kami terus memantau hasil swab karyawan yang sudah dilakukan rumah sakit. Kami berharap sih hasilnya negatif. Intinya kita jangan panik dan tetap waspada,” ujarnya.






