KOTA SUKABUMI

Jumlah ODP dan PDP Covid-19 Kota Sukabumi Bertambah

×

Jumlah ODP dan PDP Covid-19 Kota Sukabumi Bertambah

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Kota Sukabumi, bertambah.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, seorang wanita berusia sekitar 30 tahun menambah daftar baru jumlah PDP di Kota Sukabumi. Wanita tersebut kini diisolasi di RS Assyifa Kota Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr Wahyu Handriana mengungkapkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi yakni bertambahnya satu PDP dan empat ODP.

“Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi terakhir, ada penambahan 1 PDP dan 4 ODP,” sebutnya saat dihubungi Radar Sukabumi, Selasa (21/4).

Satu PDP baru tersebut, lanjut Wahyu, merupakan wanita berusia 30 tahun. Wanita tersebut di tetapkan sebagai PDP karena saat berobat memiliki gejala Pneumonia, seperti sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil.

“Jadi, wanita itu berobat atau memeriksakan diri ke RS Assyifa, setelah di periksa pasien itu memilik gejala-gejala Pneumonia, maka dari itu tim medis menetapkannya sebagai PDP kemudian di isolasi,” terangnya.

Pasca Kota Sukabumi ditetapkan sebagai zona merah korona, setiap pasien yang memiliki gejala Pneumonia diharuskan menjalani isolasi. Adapun berkaitan atau tidak dengan Covid-19, selanjutnya pasien akan dilakukan tes swab.

“Ya sejak bermunculan kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi, maka secara otomatis menjadi zona merah, dan pasien-pasien yang memiliki gejala yang mengarah Covid-19, harus menjalankan isolasi,” bebernya.

Adapun empat ODP baru, lanjut Wahyu, merupakan orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien yang terkonfirmsi postif Covid-19 dan berada di zona merah.

“Selain penambahan satu PDP, ada penambahan 4 ODP, itu hasil tracing. Kami sarankan, ke empat ODP itu untuk menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (upi)