Jika Gerindra mengusung nama lain selain Iman Adinugraha untuk kandidat calon wakil bupatinya, dipastikan kedua partai tersebut tidak bisa berangkat mendaftarkan diri ke KPU. Artinya SK yang dikeluarkan oleh Gerindra harus beriringan dengan SK PAN yang sudah lebih dulu memunculkan nama Adjo-Iman.
Bagaimana jika itu tidak terjadi? Ada kemungkinan partai Gerindra berbalik arah ke pasangan Marwan-Iyos atau ke pasangan Abu Bakar Siroj. Dan PAN sendiri secara terbuka sebelumnya sudah mengatakan akan kembali hasil Rakerda (mendukung Marwan, red) jika kadernya tidak bisa maju.
Bagi para partai yang sudah memiliki SK pasangan baik rekomendasi ataupun B1-KWK yang akan dijadikan syarat mendaftar ke KPU sudah mulai siap-siap deklarasi dan mengatur strategi pemenangan dengan membentuk tim pemenangan antar koalisi. Seperti PKS, Demokrat, Golkar dan NasDem salah satunya yang diketahui sudah membentuk tim pemenangan.
Berdasarkan informasi yang diterima Radar Sukabumi untuk tim pemenangan ini (paslon Marwan-Iyos) sudah terbentuk. Untuk posisi pemenangan akan diberikan kepada Golkar, sementara untuk posisi Sekretaris menjadi hak PKS dan untuk posisi Bendahara milik Demokrat.
Sekretaris DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M Sodikin menegaskan bahwa PKS siap memenangkan Marwan Hamami dan Iyos Somantri di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
“Sebetulnya, PKS sudah sesuai dari dulu yakni siap memenangkan Marwan-Iyos,“ jelas M Sodikin kepada Radar Sukabumi.
Menurutnya, secara keputusan partai PKS sudah selesai. Artinya, PKS tinggal start mendukung dan berjuang untuk pasangan Marwan-Iyos. “Intinya kami siap bergabung dengan Demokrat, NasDem dan Golkar untuk bersama-sama memenangkan pasangan Marwan Iyos,“ tukasnya.






