“SDN Nanggeleng 1 dihari pertama masuk sekolah menerapkan program transisi PAUD SD yang menyenangkan dan ini merupakan program dari Kementrian Pendidikan pendidikan episode ke 24,” imbuhnya.
Program ini diisi setidaknya oleh dua kegiatan utama yakni anak mengenal sekolah dan sekolah mengenal murid.
Anak mengenal sekolah didesain dengan kegiatan MPLS yang menyenangkan dan bermakna, seperti pada hari pertama diisi dengan yel-yel dan mengenal potensi diri murid yang langsung di koordinatori oleh guru kelas 1 dibawah koordinasi Wakasek Kesiswaan SDN Nanggeleng 1.
“MPLS dilaksanakan selama 3 hari dengan diisi kegiatan yang menarik, menyenangkan, bermakna dan menantang, hal ini sebagai upaya menguatkan 6 fondasi murid dimana anak kelas 1 dan 2 masih masuk pada masa fondasi dan kegiatan sekolah mengenal murid dilakukan dengan melakukan asesment awal ,” ujarnya.
Adapun asesment awal dilakukan sebagai upaya mengenal karakter, kondisi, dan potensi serta minat murid secara holistik. Kegiatan asesment awal dilakukan dengan metode dan teknik yang menyenangkan dan bermakna, seperti game, menyanyi, dan lain-lainnya.
“SDN Nanggeleng 1 mengiimplementasikan program transisi PAUD SD yang menyenangkan dengan harapan proses transisi anak-anak dari PAUD ke SD terlaksana dengan lembut sehingga anak-anak tidak merasa kaget dengan lingkungan barunya di SD,” pungkasnya. (wdy)






