Guru pun Rela Mengajar Door to Door

  • Whatsapp
Guru di SDN Gunungrosa, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Dede Intan Slamet saat memberikan materi pelajaran kepada peserta didiknya.

Progam Home visit ini dibagi perkelompok sesuai kedekatan wilayah rumah masing-masing siswa. Satu kelompok diisi 5 orang siswa untuk belajar bersama.

Untuk pembelajarannya pun dibagi dua sesi, yaitu mulai pukul 07.30-10.00 WIB secara daring dan pukul 10.00-12.00 dilaksanakan secara luring.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan terhadap siswa dan home visit ini dilaksanakan setiap hari mulai pukul 10.00 WIB,” terangnya.

Adapun dikatakan Histato, target dengan diadakannya home visit ini presentase keterpenuhan dan ketecapaian kurikulum dapat tersampaikan untuk siswa. Selain itu, diharapkan SDN Brawijaya bisa menjadi sekolah percontohan dalam melakukan ivonasi pembelajaran ditengah pandemi Covid-19.

Lantaran, model pembelajaran home visit guru ke rumah siswa menjadi sebuah terobosan yang baik bagi pembelajaran luring.

“Ada beberapa kelebihan dari kegiatan home visit ini, diantaranya guru bisa mendeteksi kondisi keluarga dalam kaitannya dengan permasalahan anak/individu agar mendapat berbagai informasi yang dapat digunakan lebih efektif.

Home visit merupakan kegiatan untuk memperoleh data keterangan berupa komitmen bagi terentaskannya masalahpesertadidik yang meliputi kondisi siswa di rumah, fasilitas yang ada di rumah, hubungan siswa dengan keluarga, kebiasaan siswa, serta komitmen orangtua dalam perkembangan siswa.

Adanya pengawasan dari orangtua di rumah akan membuat anak lebih termotivasi untuk melaksanakan tugas-tugasnya,” pungkasnya.(wdy)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *