Guru pun Rela Mengajar Door to Door

  • Whatsapp
Guru di SDN Gunungrosa, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Dede Intan Slamet saat memberikan materi pelajaran kepada peserta didiknya.

SUKABUMI – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dimasa pandemi Covid-19 masih menyisakan segudang masalah. Tak hanya bagi peserta didik yang tak bisa mendapatkan pembelajaran optimal, para orang tua murid pun kebagian getahnya.

Sebelumnya kita pakai daring sebelum kenaikan kelas, tapi tak efektif. Banyak kendalanya seperti misalnya jaringan, kuota dan handphone buat anak-anak.

Bacaan Lainnya

Seperti misalnya di Kampung Cijawa Desa Mangunjawa, tidak terakses internet dan tidak semua anak mempunyai hanphone. Jangankan hanphone buat, sehari-hari makan saja mereka susah.”

Tak hanya itu, akses internet dan juga banyaknya siswa yang tidak memiliki handphone android menambah deretan masalah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui daring.

Tentunya dengan masalah ini, kegiatan belajar mengajar menjadi tak efektif.  Sehingga, guru pun dituntut memutar otak agar bisa tetap melangsungkan KBM bagaimanapun kondisinya.

Guru di SDN Gunungrosa, KecamatanWaluran, Kabupaten Sukabumi, Dede Intan Slamet pun memilih setiap harinya rela datang berkunjung ke setiap rumah anak didiknya agar bisa memberikan pembelajaran efektif.

Mulai pukul 06:30 WIB, Dede sudahmulai memanaskan motor kesayangannya dan bersiap- siap berkunjung kerumah siswa untuk mengajar.

Bukan tanpa alasan ia mau mendatangi siswa ke rumahnya untuk mengajar, meski pemerintah menetapkan KBM selama masa pandemi dilakukan secara daring.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *