BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Gegara Gesekan Batu Bara, Kapal Tongkang di Teluk Palabuhanratu Nyaris Gosong

×

Gegara Gesekan Batu Bara, Kapal Tongkang di Teluk Palabuhanratu Nyaris Gosong

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Satu unit kapal tongkang yang bermuatan batu bara menggegerkan warga karena mengeluarkan asap tebal saat memasang jangkar di perairan Laut Selatan, Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/7/2020).

Merespons kejadian tersebut sejumlah petugas dari Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Sukabumi langsung bertindak. Dugaan sementara, penyebab kobaran api dan kepulan asap tebal itu, muncul karena gesekan antar batu bara yang berada di atas tongkang.

Bank bjb Tandamata

Kasat Polair Polres Sukabumi AKP Tri Andri mengatakan, meski tidak sempat membakar kapal tongkang, namun kobaran api yang mengeluarkan kepulan asap tebal telah terlihat jelas di wilayah pesisir pantai.

“Kapal tongakang ini, kalau ada gesekan pasti akan mengeluarkan percikan api. Iya, kalau kejadiannya itu, tadi pagi dan sekarang belum padam. Namun kobaran api dan kepulan asapnya sekarang sudah mulai nenipis,” jelas Tri kepada Radar Sukabumi, Jumat (3/7).

Saat kejadaian, sambung Tri, sejumlah petugas Sat Polair Polres Sukabumi langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan kepulan asap tersebut. “Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun dugaan pencemaran terhadap pada biota laut akibat kejadian ini. Karena kapal tongkangnya belum turun. Jadi kapal tongkang itu masih berada di kawasan tengah perairan laut,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, kapal yang bermuatan batu bara ini ditarik oleh kapal KM Johan Jaya O19 menuju arah masuk pintu dermaga milik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palabuhanratu yang merupakan jenis pembangkit menggunakan uap panas untuk memutar turbin.

“Jadi, muatan batu bara ini rencananya akan di drop di PLTU Palabuhanratu. Namun, tiba-tiba api muncul disertai kepulan asap di bagian buritan sebelah kiri. Iya, kalau posisinya berada sekitar dua mil dari jarak pintu masuk dermaga PLTU Palabuhanratu,” timpalnya.

Untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, saat ini petugas Sat Polair Polres Sukabumi tengah melakukan patroli di sektiaran lokasi kejadian kapal tongkang yang mengeluarkan kepulan asap tebal. “Sekarang kru kapal dan petugasnya sedang melakukan proses pendinginan. Kita akan pantau terus perkembangannya hingga sampai nanti malam petuas sudah siaga di lokasi,” pungkasnya. (den/rs)