BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Empat Tiang Listrik Ancam Keselamatan

×

Empat Tiang Listrik Ancam Keselamatan

Sebarkan artikel ini
MEMBAHAYAKAN : Kondisi tiang jaringan listrik nyaris ambruk di Kampung Pasirbitung, RT 5/2, Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, kemarin (15/7).

CURUGKEMBAR, RADARSUKABUMI.com – Empat tiang listrik di Kampung Pasirbitung, RT 5/2, Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar mengganggu ketenangan warga. Pasalnya, kondisi tiang sudah mulai miring dan kabel pun mengganggu aktivitas warga sekitar. Mereka khawatir, kabel bertegangan tinggi ini membahayakan keselamatan dan pengguna lalu lintas.
Seorang tokoh pemuda, Taopik Abdulah (31) di Kampung Pasirgede, RT 1/2, Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar mengatakan, tiang listrik yang nyaris ambruk itu sudah terjadi lebih dari tiga tahun. Kondisi demikian tentunya sangat meresahkan warga sekitar. “Di Kampung Pasirbitung ini terdapat 4 tiang jaringan listrik yang kondisinya nyaris ambruk. Saat ini, kabel listrik yang melintang itu, hanya berjarak sekitar 10 meter dari permukaan tanah,” jelas Taopik kepada Radar Sukabumi, kemarin (15/7).
Empat tiang listrik yang nyaris ambruk ini, sambung Taopik, terjadi semenjak wilayah tersebut dilanda bencana pergerakan tanah. “Selain itu, tanah yang dipasang jaringan listrik ini juga kondisinya labil. Sehingga saat diguyur hujan deras, seluruh tiang listrik langsung miring,” tandasnya.
Untuk itu, ia berharap kepada PT PLN Area Sukabumi agar segera memperbaiki empat tiang jaringan listrik yang nyaris ambruk ini. “Apabila tidak secepatnya diperbaiki, dikhawatirkan tiang listrik yang sudah miring ini tumbang dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tiang listrik ini berada di pinggir jalan dan dekat dengan rumah warga serta lalu lintas,” paparnya.
Kepala Desa Mekartanjung, Rudi Kuswara mengatakan, pemerintah Desa Mekartanjung sudah berulang kali melaporkan kondisi empat jaringan listrik yang nyaris ambruk tersebut kepada Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Kecamatan Sagaranten. Namun hingga saat ini, pihak PLN belum juga melakukan perbaikan. Sehingga kekhawatiran warga pun semakin meningkat. “Kita sudah melaporkan kepada UPJ Kecamatan Sagaranten. Namun entah alasannya apa hingga saat ini belum juga ada perbaikan kondisi tiang listrik yang nyaris ambruk tersebut,” katanya.
Apabila tiang ini tumbang, ujar Rudi, bukan hanya membahayakan warga tapi juga pengendara lainnya. “Warga sudah kesal dengan sikap PLN yang tidak segera melakukan perbaikan. Saya sering lihat petugas PLN datang ke sini dan melakukan survey. Namun, tidak tahu kenapa sudah tiga tahun lamanya belum juga ada perbaikan,” tandasnya.
Sebab itu, ia berharap kepada pihak PLN supaya segera turun tangan memperbaiki kerusakan pada tiang listrik tersebut, karena kondisinya saat ini sudah nyaris tumbang dan sangat membahayakan keselamatan warga. “Warga di sini khawatir dengan kondisi tiang listrik yang sudah miring itu. Karena tidak menutup kemungkinan bisa ambruk jika tidak segera ditangani,” timpalnya.
Sementara itu, Humas PT PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Sukabumi, Wiwin Darwati mengaku baru mengetahui adanya tiang listrik yang kondisinya nyaris roboh. Ia pun berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan PLN Rayon Cikembar supaya segera melakukan perbaikan. “Saya akan perintahkan kepada PLN Rayon Cikembar untuk secepatnya melakukan perbaikan tiang listrik yang nyaris tumbang itu. Saya baru tahu soal ini,” pungkasnya singkat. (Den/d)