KABUPATEN SUKABUMI

Enam Rumah Terbakar

×

Enam Rumah Terbakar

Sebarkan artikel ini
BANTUAN: BPBD Kabupaten Sukabumi memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

PALABUHANRATU, RADARSUKABUMI.com – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, enam rumah warga di Kampung Sumur Bandung, RT 2/19, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, hangus dilalap si jago merah. Dugaan sementara, penyebab kebakaran ini akibat api dari lilin yang jatuh ke tikar dan merembet ke bangunan rumah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa kebakaran yang terjadi pada minggu sekira pukul 18.30 WIB ini, saat kondisi kampung tengah mati lampu. Pemilik rumah, Agus (40) menggunakan lilin untuk menerangi rumah. Tanpa sepengetahuan, lilin tiba-tiba jatuh dan menimpa tikar rumah. Tak butuh waktu lama, api pun merembet kelima rumah warga lainnya. Keenam rumah itu ialah milik Agus (40), Yusuf Supyani (56), Ayi (45), Yayan (40), Joko (50) dan Tohir (50).
Kapolsek Palabuhanratu, Komisaris Polisi (Kompol) Saidina mengatakan, saat kejadian, kondisi listrik di wilayah tersebut tengah padam. Saat kondisi gelap itu, seorang warga setempat yang bernama Ayat (45) melihat api di atap rumah Agus. Setelah itu, ia langsung berteriak meminta tolong. “Kami bersama warga langsung berupaya memadamkan api,” jelas Saidina kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (15/7).
Saat kebakaran, sambung Saidina, sebagian warga selain memadamkan api, ada juga yang mengamankan barang-barang berharga. Seperti baju dan peralatan rumah tangga. Namun upaya mereka tidak berlangsung lama, karena api cepat membesar. “Kami bersama warga sudah berusaha maksimal memadamkan api, namun sayang api terlalu besar. Hanya 30 menit lamanya, tiga rumah hangus terbakar hingga nyaris rata dengan tanah. Sementara tiga rumah warga lainnya berhasil diselamatkan dan hanya terbakar di bagian atapnya saja,” bebernya.
Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, api dapat dipadamkan sekira pukul 19.15 WIB setelah satu unit kendaraan Damkar Palabuhanratu dan satu unit water canon milik Sabhara Polres Sukabumi, diterjunkan ke lokasi kejadian. “Tidak ada korban jiwa, hanya saja korban mengalami kerugian materil sebesar Rp150 juta,” katanya.
Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, kebakaran ini diduga kuat berasal dari lilin yang jatuh kepada tikar. Setelah itu, api langsung merambat ke kasur dan menjalar ke bangunan rumah. “Saat ini, seluruh keluarga korban sudah di evakuasi Muspika Palabuhanratu ke rumah saudara terdekatnya. Berdasarkan assessment petugas di lapangan, korban membutuhkan bantuan logistik. Sementara bantuan material untuk membangun kembali rumah korban, kita masih melakukan kordinasi dengan dinas terkait,” pungkasnya. (Den/d)