BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Empat ABG Cantik Asal Sukabumi Gagal Dijual ke Babel

SUKABUMI – Kasus perdagangan manusia atau human trafficking kembali terjadi di Sukabumi. Kali ini, empat anak baru gede (ABG) menjadi korbannya.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini yakni, OLN (20) asal Kecamatan Cisaat, RF (19) asal Kecamatan Gunungguruh, RPL (16) asal Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi dan NN (15) gadis asal Kecamatan Cibadak.

Diduga, para korban ini akan dijual untuk menjadi pelayan nafsu bejat para hidung belang di daerah Pangkal Balam, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Beruntung, Polsek Kawasan Pelabuhan (Sekwas) Pangkal Balam berhasil menggagalkan aksi tersebut. Keempat anak perempuan di bawah umur ini, berhasil diamankan pada Jumat (24/1) lalu.

Kasus ini pun pertama diketahui dari akun Fans page Facebook Pangkalpinang 6.0. Pengamanan empat anak perempuan itu bermula laporan dari H IPC Pelindo Pangkal Balam, yang meneruskan laporan dari IPC PELINDO Tanjung Priok.

Sebelumnya pun, mereka mendapatkan pengaduan dan laporan dari orang tua dari NN, yakni Eka Wahyuni yang sudah membuat Laporan Polisi di Polres Sukabumi Kota (LP/B/24/I/2020/JBR/RES SMI KOTA) Pasal 332 KUHPidana Tindak pidana membawa lari anak dibawah umur.

Diketahui, keempat perempuan ini berangkat dari Tanjung Priok menggunakan Kapal Motor Srikandi Line menuju Pelabuhan Pangkal Balam yang tiba pada hari Jum’at dini hari (24/1) lalu. Setelah itu, dari Piket SPKT II Polsekwas Pangkal Balam bersama Security Pelindo melakukan pengamanan.

Loading...

Dari keterangan yang didapat dari NN, keempat perempuan tersebut dijemput oleh satu orang laki-laki dan tiga orang perempuan yang berasal dari lokalisasi Sambung Giri Sungailiat.

Awalnya, NN mengaku kabur dari rumahnya di kawasan Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dengan alasan tidak mau menyusahkan orang tua dan ingin mencari pekerjaan di Bangka sebagai pekerja Cafe Restoran.

Selain itu, NN mendapatkan tawaran kerja dari temannya Irma alias Emok yang sudah bekerja di lokalisasi Sambung Giri, dan dari Sukabumi, RF, RPN dan NN tersebut di jemput oleh OPL bertemu di daerah perbatasan Kota Sukabumi dan langsung dibawa ke Jakarta.

Dari keterangan OPL, sebelumnya dihubungi oleh Irma untuk menjemput ketiga perempuan tersebut dibawa ke Bangka atas suruhan Mami Mona seorang mucikari yang telah mentrasfer uang sejumlah Rp.1.200.000 untuk ongkos keberangkatan sampai ke Bangka.

Saat Radar Sukabumi mencoba mengkonfirmasi ke pihak Polres Sukabumi Kota, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button