“Sementara, jumlah rumah yang terancam masih dalam pendataan. Kondisi air sudah mulai surut sekira pukul 22.00 WIB,” imbuhnya.
Sementara untuk bencana longsor, telah menyebabkan tebing di dekat kawasan lokasi pasar Cidadap, ambruk dan material longsoran berupa tanah dan bebatuan telah menerjang bangunan yang berada di bawah tebing itu.
Seperti bangunan UPK dan PAUD serta pos Terminal Cidadap. “Longsor itu terjadi sekira pukul 17.20 WIB,” timpalnya.
Untuk mengantisipasi bencana susulan, ujar Eka, BPBD Kabupaten Sukabumi dan Petugas Penaggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Cidadap sudah melakukan peninjaun ke lokasi bencana tersebut.
“Kita juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaannya pada musim hujan saat ini.
Karena dikhawatirkan terjadi bencana susulan. Terlebih lagi, lokasi tebing yang longsor itu, kondisi tanahnya sangat labil. Sehingga mahkota longsoran dikhawatirkan bisa terjadi,” pungkasnya.(den/t)






