Hendra juga meluruskan informasi yang sempat beredar bahwa korban yang terlindas merupakan warga Sukabumi. Menurutnya, korban tewas adalah warga Jakarta, sementara warga Sukabumi yang turut menjadi korban mengalami pemukulan dan patah tulang.
“Yang terlindas itu warga Jakarta. Adapun warga Sukabumi yang menjadi korban mengalami luka akibat pemukulan,” jelasnya.
Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi momentum penting bagi komunitas ojol untuk menyuarakan hak dan keselamatan mereka di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.(bam/d)






