Dokter Reisa Punya Tips Liburan Bebas dari Corona, Gampang Kok

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – Berkaca pada pengalaman, libur panjang pada akhirnya memicu meningkatnya angka kasus baru pasien Covid-19.

Kini, libur panjang kembali terjadi pada 28 Oktober sampai 1 Oktober, pekan depan.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, libur panjang selalu dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama kerabat dan keluarga.

Lalu, kiat apa saja yang harus dilakukan masyarakat agar bisa menikmati libur panjang dan nyaman dan terhindar dari penularan Covid-19?

“Staycation (stay vacation) atau berlibur di rumah saja bisa jadi pilihan terbaik,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2020).

Reisa menjelaskan, liburan ini dinilai paling aman dan masyarakat dapat mengendalikan lingkungan tempat tinggalnya.

“Bahkan dapat melibatkan seluruh anggota keluarga,” sambungnya.

Staycation bisa dijadikan kesempatan menjalankan protokol kesehatan keluarga yang telah disusun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

“Rumah dibersihkan dan di-disinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, biarkan sinar matahari masuk,” jelasnya.

Kendati hanya berlibur di rumah saja, bukan berarti tidak seseru saat berlibur di luar rumah atau tempat-tempat wisata.

Sebab, banyak hal yang bisa dilakukan sebagai penggantinya. Semisal tur virtual ke tempat-tempat wisata seperti museum atau sejenisnya.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan koneksi internet.

“bisa dengan menonton konser musik, film, atau membuat permainan seru bersama anggota keluarga. Bahkan berolahraga bersama,” tuturnya.

Olahraga di rumah yang disarankan Reisa di antaranya adalah Yoga, senam atau mempraktekkan tips stretching dan angkat beban.

“Jika memang memutuskan olahraga di luar rumah, perhatikan intensitasnya. Untuk yang ringan tetap gunakan masker dan menjaga jarak,” ingatnya.

Lalu, bagaimana bagi masyarakat yang tetap memutuskan melakukan liburan dengan bepergian ke luar kota?

Menurutnya, masyarakat harus cermat dengan memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Seperti misalnya maskapai penerbangan atau moda transportasi massal kereta api.

Selain itu, pastikan juga jadwal pemberangkatan jauh hari sebelumnya untuk menghindari kerumunan dan antrian panjang.

“Selama dalam juga perjalanan wajib memakai masker. Hindari makan atau minum, hindari mengobrol panjang di bus atau kereta,” terangnya.

Untuk masyarakat yang bepergian dan harus menginap, Reisa menyarankan agar memilih hotel atau akomodasi yang patuh dan disiplin menerapkan sanitasi serta protokol kesehatan.

Begitu juga dengan destinasi wisata, agar memilih yang benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan prinsip CHSE.

“Yaitu Cleanlines, Health, Safety and Environment sustainability. Atau bersih, sehat dan aman, terutama dari ancaman Covid-19 dan jangan lupa tetap ramah lingkungan,” papar dia.

Sedangkan untuk masyarakat yang tetap bekerja di luar rumah selama libur panjang, diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan arahan Satgas Covid-19 tingkat perusahaan.

“Perusahaan tetap melaporkan bagi karyawan yang bepergian keluar kota,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi dan panduan libur panjang, lanjut Reisa, bisa mengakses laman Covid-19.go.id.

Selain itu, juga ke laman resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Atau bisa menelepon ke nomor 119 ekstensi 9 jika memerlukan informasi lebih lanjut,” kata Reisa.

Reisa mengakui, berlibur memang baik untuk kesehatan psikologis. Akan tetapi, bukan berarti mengurangi sisi keamanan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko Covid-19.

“Sikap bertanggung jawab juga baik untuk kesehatan mental, melindungi diri artinya melindungi orang lain juga dan pada akhirnya melindungi Indonesia,” tandasnya.

(ruh/izo/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *