Desak Musorkot, Cabor Siap Urunan

AUDIENSI: Sejumlah pengurus Cabor saat melakukan audiensi dengan pengurus KONI Kota Sukabumi, kemarin (2/1). WAHYU/RADARSUKABUMI

RADARSUKABUMI.com –┬áCITAMIANG– Kisruh ditubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi kembali berlanjut. Untuk kesekian kalinya, sejumlah pengurus Cabang Olahraga (Cabor) melakukan audiensi untuk mendesak dilakukannya Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Sukabumi, mengingat tercium adanya beberapa kejanggalan yang dirasakan para pengurus Cabor.

“Intinya, kedatangan kami disini untuk meminta segera dilakukan Musorkot. Dulu mereka berkeinginan ada Musorkot cepat-cepat, namun hal itu kita counter karena tidak sesuai AD/ART dan akan menghadapi Porda 2018.

Bacaan Lainnya

Sehingga Musorkot tidak jadi dilakukan. Tapi sekarang kenapa ada kesan ditahan-tahan, padahal keputusan KONI Provinsi Jabar meminta untuk dilakukan Musorkot selambatnya tiga bulan setelah Porda, apalagi kepengurusannya sudah habis Oktober 2018 lalu,” ujar salah seorang pengurus Cabor Gulat, Roni Abdurahman atau yang karib disapa Papap usai melakukan audiensi dengan pengurus KONI Kota Sukabumi, kemarin (2/1).

Ia pun menyayangkan adanya SK yang menyatakan adanya perpanjangan hingga bulan April. Hal itu yang menimbulkan pertanyaan besar dari para Cabor. “Apakah mau nunggu pencairan dulu hingga diundur-undur? Ada apa sih? ” tanya dia.

Jika benar menunggu anggaran dulu sambung Papap, pihaknya sangat mengkhawatirkan dengan kepengurusan setelahnya. Sebab anggaran yang nantinya terpakai untuk Musorkot itu akan menjadi beban bagi kepengurusan yang akan datang. “Tentunya akan tersedot habis. Lalu mereka (pengurus baru) bisa apa,” tegas dia.

Disinggung soal keterbatasan anggaran yang ada di tubuh KONI sehingga menjadi dalih diundurnya Musorkot, Papap tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab, lanjut dia, cabor bersepakat untuk urunan demi terselenggaranya Musorkot. “Kami bersepaka urunan, gak ada makan dan minum pun kita tetap jalan,” akunya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.