SUKABUMI – Siaga darurat kekeringan di Kabupaten Sukabumi masih berlaku. Sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan pun terus meluas. Akibatnya, puluhan ribu warga saat ini kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk meringankan kesulitan warga, Polres Sukabumi pun berinisiatif menyalurkan air bersih di Kampung Tegalnyampay, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, kemarin (17/9).
Pendistribusian air bersih kali ini dalam acara touring weekend bersama tim Kamtibmas dengan menggunakan motor cross. Saat tiba di lokasi, rombongan langsung disambut hangat warga setempat. Warga nampak gembira saat Polisi ini membawa air bersih. “Alhamdulillah, hari ini Emak tidak perlu jalan jauh, karena ada yang bantu dari Pak Polisi,” ujar seorang warga, Maesaroh (60) kepada Radar Sukabumi.
Dikatakannya, selama musim kemarau ini, air bersih sulit untuk didapatkannya. Warga harus jalan kaki dengan jarak yang cukup jauh. Bagi seusianya, tentu berjalan kaki dengan menenteng ember bukan pekerjaan yang mudah. “Jauh kalau pengen air bersih selama musim kemarau ini. Kalau bisa sih, bantuan air bersih ini setiap hari,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Loji, Embar Subarna menyebutkan, berdasarkan data yang dimilikinya, di wilayah kepemimpinannya itu ada beberapa kampung yang kesulitan air bersih. Tiga diantaranya sudah mendapatkan bantuan air bersih. “Alhamdulillah tiga lokasi sudah terbantu. Masih ada beberapa kampung yang kondisinya sulit air bersih,” singkatnya seraya berharap ada bantuan kembali.
Sedangkan Kapolres Sukabumi, AKBP M Syahduddi mengaku selain memberikan air bersih, pihaknya juga melakukan kegiatan sosial di lokasi lain yang dilintasinya. Diantaranya, pengecetan dan bersih-bersih masjid Al-Hikam di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan dan membagikan sembako kepada 30 Kepala Keluarga (KK) jompo dan fakir miskin di Cisaar, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas.
“Kegiatan liburan ini kami manfaatkan dengan berbagi kepada sesama. Jika semua elemen atau komunitas melakukan touring dan mengisinya dengan kegiatan sosial, tentu akan mengurangi kesenjangan sosial,” imbuhnya.





