Sedangkan, Purnama Rusa Super bakal terjadi pada 14 Juli 2022 besok pada pukul 01.57 WIB/02.57 WITA/03.57 WIT (pada jarak 357.418 km). Secara umum, Bulan terbit dari arah Tenggara pada 16-32 menit sebelum Matahari terbenam (13 Juli) dan berada di atas ufuk selama 12 jam 8 menit (Sabang) hingga 13 jam 16 menit (Rote Ndao).
Kemudian, dia akan terbenam di arah Barat Daya 15-27 menit setelah Matahari terbit keesokan harinya (14 Juli). Untuk menyaksikan fenomena Purnama Rusa Super, seperti Purnama Stroberi Super, cukup mengarahkan pandangan sesuai arah terbit hingga terbenamnya Bulan di waktu terbit hingga terbenamnya Bulan yang telah ditentukan sebelumnya.
Berikut jadwal fenomena Purnama Rusa Super di beberapa kota besar di Indonesia:
- – Sabang: 13 Juli, 18.41 WIB – 14 Juli, 06.49 WIB.
- – Banda Aceh: 13 Juli, 18.41 WIB – 14 Juli, 06.49 WIB.
- – Medan: 13 Juli, 18.22 WIB – 14 Juli, 06.39 WIB.
- – Padang: 13 Juli, 18.06 WIB – 14 Juli, 06.41 WIB.
- – Pekanbaru: 13 Juli, 18.04 WIB – 14 Juli, 06.34 WIB.
- – Jambi: 13 Juli, 17.51 WIB – 14 Juli, 06.29 WIB.
- – Palembang: 13 Juli, 17.43 WIB – 14 Juli, 06.27 WIB.
- – Jakarta: 13 Juli, 17.28 WIB – 14 Juli, 06.25 WIB.
- – Bandung: 13 Juli, 17.23 WIB – 14 Juli, 06.23 WIB.– Semarang: 13 Juli, 17.11 WIB – 14 Juli, 06.12 WIB.
- – Yogyakarta: 13 Juli, 17.09 WIB – 14 Juli, 06.13 WIB.
- – Surabaya: 13 Juli, 17.10 WIB – 14 Juli, 06.12 WIB.





