Buruh Kembali Kepung SCG

  • Whatsapp

Ketua Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F HUKATAN KSBSI), Nendar Supriatna mengatakan, permasalahan ini merupakan hal klasik yang sudah sering dibahas hingga puluhan kali. Namun ironisnya, perusahaan yang memproduksi semen ini selalu membuat mentah semua aspirasi para buruh.

“Kami akan menindaklanjuti aksi ratusan buruh yang melakukan demonstrasi di kantor PT SCG itu. Mereka kecewa, lantaran aktivitas buruh saat bekerja di PT SCG tidak mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Nendar menjelaskan, aksi unjuk rasa buruh ke kantor PT SCG ini, untuk menyampaikan semua permasalahan yang dilakukan oleh PT SCG. Diantaranya, persoalan BPJS Ketenagakerjaan, keberadaan Warga Negera Asing (WNA) yang tetap diposisikan tidak sesuai dengan Kepment Nomor 40 tahun 2012 tentang jabatan tertentu yang dilarang diduduki Tenaga Kerja Asing, pembayaran buruh yang sakit, ketersedian alat kerja dan alat pelindung diri.

“Para buruh menilai bahwa, ratusan kali berunding pun dengan pihak manajemen PT. SCG tetap akan sia-sia. Selama, pemutusnya adalah Shitipong sebagai ketua komite kontraktor yang memiliki tupoksi sebagai perantara tenaga kerja,” ujarnya.

Kuat dugaan tersebut, lantaran seorang WNA yang bekerja di PT SCG itu, tidak memahami regulasi Ketenagakerjaan.

“Untuk itu, aksi spontanitas para buruh saat ini akan saya tindak lanjuti. Tidak menutup kemungkinan apabila diperlukan kita akan menggeruduk kantor Imigrasi dan Disnakertrans untuk mengusut persoalan ini,” timpalnya.

Hingga berita ini ditulis, wartawan koran ini belum mendapatkan klatifikasi baik dari pihak perusahaan maupun dari dinas terkait yang memiliki kewenangan dalam persoalan ratusan buruh tersebut. (cr13/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *