Banjir Bandang Cicurug, 127 Rumah Hancur

  • Whatsapp

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi merilis jumlah terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin, 21 September 2020, sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data yang diterima Radar Sukabumi, sedikitnya ada 12 desa yang terdampak banjir bandang.

Berdasarkan update terbaru menyebutkan, Desa Pasahawan, Kecamatan Cicurug, merupakan wilayah yang paling parah. Ada sekitar 33 KK yang diisi oleh 105 Jiwa terkena dampak. Bahkan, dua orang meninggal dan satu masih hilang akibat terbawa arus.

Bacaan Lainnya

“Di Kampung Cibuntu ada 33 rumah yang terdampak. Dimana 7 rusak ringan, 10 rusak sedang, 16 rusak berat,” jelas Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani dalam pesan singkatnya.

Sementara untuk korban luka-luka dikampung Cibuntu diketahui ada 10 orang. Sampai saat ini, kondisinya sudah membaik. Untuk di Desa Cicurug tepatnya di Kampung Aspol, BPBD mencatat ada 9 rumah yang terdampak, 4 mengalami rusak sedang, 1 rusak sedang dan 4 rusak berat. “Kalau di Desa Cicurug tepatnya kampung Aspol ada 9 KK yang terdampak,” terangnya.

Untuk di Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug tepatnya di Kampung Nyangkowek, 64 rumah yang terdampak, 23 mengalami rusak ringan, 23 rusak sedang dan 16 mengalami rusak berat. Untuk jumlah KK, ada 64 KK dari 263 jiwa yang terdampak.

Sementara untuk dikampung Lio, hanya ada 6 rumah yang terdampak yang mengalami rusak ringan yang diisi oleh 23 jiwa. “Jadi total tedampak di Kecamatan Cicurug itu, ada 166 KK dari 428 Jiwa. Dimana, 40 uni rumah rusak ringan, 34 rusak sedang dan 36 rusak berat,” beber Anita.

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *