Sementara untuk di Kecamatan Parungkuda, ada satu desa yang terdampak. Disana ada satu rumah yang mengalami rusak berat dan satu jembatan penghubung Kecamatan Parukuda-Bojonggenteng dan Cidahu rusak berat. “Untuk Kecamatan Cidahu, ada empat desa yang dilaporkan terdampak, meliputi Desa Babakanpari, Desa Pondok Kaso Tengah, Desa Jaya Bakti dan Desa Cidahu,” tambahnya.
Ditempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Dani Ramdan mengatakan, sebanyak 12 desa dari tiga kecamatan di Sukabumi tercatat diterjang banjir bandang pada Senin kemarin. Di Kecamatan Cicurug, ada lima desa terdampak, yakni Desa Cisaat, Desa Pasawahan, Desa Cicurug, Desa Mekarsari, dan Desa Bangbayang.
Di Kecamatan Cidahu, ada lima desa terdampak yakni Desa Babakanpari, Desa Pondokkaso Tengah, Desa Pondokkaso Tonggoh, Desa Jaya Bakti, dan Desa Cidahu. Sementara di Kecamatan Parungkuda, terdapat dua desa terdampak banjir bandang, yakni Desa Langensari, dan Desa Kompa.
Sementara terkait penyebab banjir bandang, Dani menyebut hasil sementara analisa BPBD Jabar menunjukan adanya air terjun berbentuk cekungan yang jebol akibat curah hujan yang sangat tinggi. “Ini masih akan kita kaji. Banjir bandang ini murni disebabkan faktor alam,” beber Dani.






