Anak Mantan Calon Wakil Walikota Dibacok Gerombolan Bermotor

  • Whatsapp

WARUDOYONG — Anak salah seorang tokoh masyarakat yang juga diketahui mantan Calon Wakil Walikota Sukabumi periode 2013 – 2018 Dankih AS Nuklir diserang gerombolan bermotor, Selasa dini hari (4/2) sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban bernama Berlian Nata Sindu (21) ini harus dilarikan ke ruang IGD RSUD R Syamsudin SH lantaran mengalami luka serius dibeberapa bagian tubuhnya dan harus dilakukan perawatan secara intensif.

Bacaan Lainnya

Saksi korban, Wisnu (23) mengatakan saat kejadian, Ia bersama korban dan tiga orang rekan lainnya sedang berkumpul di salah satu rumah temannya di Jalan Benteng Kampung Babakansirna Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong sekitar pukul 01.00 WIB.

Tiba-tiba, Ia dan rekannya ini kedatangan dua orang tidak dikenal dengan mengacungkan senjata tajam berjenis golok dan cerulit. Reflek melihat situasi tersebut, saat itu sempat dilakukan perlawan hingga para pelaku lari menuju jalan raya yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

“Lokasi Kita kan di dalam gang. Kita kejar mereka sampe keluar, tapi saat di jalan raya sudah ada teman pelaku. Yang saya liat ada empat motor berboncengan,” terang Wisnu di RSUD R Syamsudin SH.

Dirasa kalah jumlah dan tidak sebanding, Ia dan rekannya lari kembali kedalam gang. Namun tidak diduga, rekannya bernama Berlian mengalami nasib nahas lantarab terkena luka bacokan senjata tajam.

“Setelah itu mereka lari dan kita bawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan. Selain berlian ada teman lainnya yang juga terkena bacokan, tapi tidak separah Berlian. Dia hanya terkena luka dibagian lengannya,” lanjutnya.

Sementara itu, korban yang ditemui di ruang IGD R Syamsudin SH terlihat tegar. Meski mengalami luka serius, korban masih bisa diajak ngobrol dan dimintai keterangan. Ia mengaku, luka yang dialaminya ini terjadi setelah melakukan perlawan kepada korban.

Saat itu, Ia bersama rekannya mengejar pelaku, namun saat hendak kembali ke menuju lokasi awal, dirinya terjatuh dan langsung menjadi sasaran pelaku.

“Lukanya di bagian paha, bawah ketiak, bagian tangan dan kepala,” aku Berlian.

Dirinya sendiri tidak mengetahui pelaku yang melakukan penyerangan tersebut, sebab di lokasi kejadian kurang pencahayaan, sehingga wajah para pelaku tidak kelihatan. “Mereka ada yang menggunakan topi dan juga jaket penuput kepala,” terang Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi ini.

Ditempat yang sama, Ayah Korban, Dankih AS Nuklir menambhakan, pihaknya mengaku berang dengan ulah berandalan motor tersebut. Sebab, k jadian yang menimpa di daerahnya ini bukan kali pertama, bahkan sering kejadian. Untuk itu dirinya meminta aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas dan menangkap para pelaku agar diberikan efek jera.

“Sebagai warga negara kami meminta perlindungan dari aparat keamanan, jangan sampai kejadian ini berlarut-larut, Ini sudah terjadi puluhan kali, kami berharap aparat tegas supaya ada efek jera. Kami mohon sebagai keluarga korban, tangkap pelakunya. Jangan sampai yang kami takutkan, baik simpatisan saya maupun anak saya yang akan bergerak dan mempersenjatai diri mencari mereka,” pungkasnya. (cr1/e)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *