BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Aduuh…Warga di Kelurahan Cibadak Masih Doyan Buang Sampah ke Sungai

×

Aduuh…Warga di Kelurahan Cibadak Masih Doyan Buang Sampah ke Sungai

Sebarkan artikel ini

CIBADAK-Sejumlah warga di RT 1 RW 18 kelurahan Cibadak Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi masih doyan memanfaatkan lahan bantaran sungai di daerah mereka untuk jadi tempat pembuangan sampah akhir.

Tumpukan sampah di aliran sungai persisnya tepat di belakang Kantor Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi di Ruko Gaja Ika Cibadak ini menjadi pemandangan tidak sedap untuk dipandang mata. Meski kabarnya tidak terjadi banjir akibat tersendat sampah, tapi tetap saja aliran sungai ke hilir jadi tercemar. Sesekali aroma tak enak pun tercium akibat tumpukan sampah.

Bank bjb Tandamata

Kebiasaan buruk sejumlah warga Kelurahan Cibadak tersebut dibenarkan Lurah Cibadak Budi Eka Andriana sendiri. Menurutnya, kebiasaan buruk itu diketahuinya juga sudah menahun. Berbagai upaya untuk menyadarkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai itu pun sudah sering dilakukan. Namun, tetap saja sejumlah warga masih suka memanfaatkan sungai tanpa nama itu menjadi lokasi favorit buang sampah.

“Sudah sering dilakukan himbauan agar tidak membuang sampah ke sungai itu, tapi rupanya warga masih saja membuang ke sana,”kata Budi kepada radarsukabumi.com, di ruang kerjanya, Jumat (27/10).

Rupanya, ketiadaan sarana tempat pembuangan sampah sampah sementara (TPSS) bagi warga RT 1 RW 18 Kelurahan Cibadak dengan kurang lebih 200 kepala keluarga ini menjadi alasan dan dalih kuat warga di sana membuang sampah ke bantaran sungai.

Selain permasalahan pedagang kaki lima (PKL) dan persoalan kemacetan lalu lintas. Masalah penangganan sampah ucap Budi merupakan bagian dari sederet masalah krusial di Kelurahan Cibadak.

“Warga di RT 1 RW 18 belum memiliki TPSS, dan untuk lahan TPSS nya pun tidak ada. Sebenarnua kalau ada warga yang menghibahkan tanahnya untuk TPSS, pasti kami bangun,”terang mantan sekretaris pribadi Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Soemantri ini.

Tidak mau semua warga di wilayah kelurahannya dicap memiliki kebiasaan tak terpuji dalam hal mesalah sampah. Budi pun memberikan contoh di ke RW an lain di Kelurahan Cibadak yang sudah mulai sadar membuang, mengolah dan memanfaatkan sampah untuk menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Progres pengerjaan TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu) di Bojong Kuring Kelurahan Cibadak. foto/ist

“Lokasinya ada di Bojong Kuring RT 02 RW 026 belakang Pasar Cibadak, paling ujung batas dengan Warnajati,”ungkapnya.

Dari 29 serta RW 124 RT di Kelurahan Cibadak, ujar Budi baru ada 11 ke RW an yang sudah memiliki fasilitas penangganan sampah, seperti gerobak sampah yang diperoleh dari program aktif CSR.”Kordinasi dengan dinas tarkimsih dan dinas lainnya pun sudah diupayakan,”pungkasnya.(abihusna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *