BERITA UTAMAPilkada Kabupaten SukabumiPOLITIK

Adjo Sarjono dan Keluarga Mencoblos di RSUD Sekarwangi

×

Adjo Sarjono dan Keluarga Mencoblos di RSUD Sekarwangi

Sebarkan artikel ini
PENCOBLOSAN: Keluarga Calon Bupati Sukabumi nomor urut 1 Adjo Sarjono saat melakukan pencoblosan di RSUD Sukarwangi, Kecamatan Cibadak, Rabu (9/12). (bambang/radarsukabumi)

SUKABUMI – Keluarga Calon Bupati Sukabumi nomor urut I, Adjo Sarjono akhirnya melakukan pencoblosan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/12).

Dari pantauan Radar Sukabumi, dalam pencoblosan yang diselenggarakan sekira pukul 12.30 WIB ini terdapat enam orang dari keluarga Adjo Sarjono yang melakukan pencoblosan. Diantaranya, istri, tiga anak, satu menantu dan Adjo Sarjono.

Bank bjb Tandamata

“Ya, ada enam orang yang saat ini melakukan pencoblosan,” kata anak pertama Adjo Sarjono, Agung Citra kepada Radar Sukabumi, Rabu (9/12).

Menurutnya kondisi sang ayah kini sudah membaik dan saat ini lebih banyak beristirahat.

“Kondisi bapak, Alhamdulillah membaik hanya saja saat ini lebih banyak istirahat. Mungkin masih dalam pengaruh obat penenang, jadi beliau ketika tadi mau mencoblos dibangunkan dulu. Kalau fisik sudah mulai stabil tapi dari beberapa respon kognitif beliau belum maksimal. Kalau HP mah loading jadi agak lama,” cetusnya.

Ketika ditanya soal penyakit yang diderita Adjo Sarjono, Agung enggan memberikan keterangan. “Nanti bisa ditanyakan kepada tim medis karena saya tidak berani menyampaikan,” ucapnya seraya meninggalkan wartawan.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Cibadak, Sofwan Nurullah Rainsyah memaparkan, saat ini PPS Kelurahan Cibadak melakukan pemungutan suara di RSUD Sekarwangi dan RS Kartika.

“Jumlah total pemilih di RSUD Sekarwangi ada sembilan orang. Khusus pasien di ruang isolasi itu ada ketentuan dari pihak rumah sakit dan Gugus Tugas Covid-19. Prosesnya kami mengikuti arahan dari gugus tugas. Untuk proses pencoblosan calon nomor I, pihak keluarga sudah menghubungi TPS kelurahan untuk meminta izin mencoblos di rumah sakit menggunakan Daftar Pemilih Pindahan (DPPH). Jadi sudah memenuhi kualifikasi pencoblosan. Keluarga calon bupati ada lima orang, enam dengan Pak Adjo,” paparnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi Ramdansyah menambahkan, pihak rumah sakit sudah berupaya menpasilitasi proses pencoblosan Pilkada saat ini.

“Kami mempasilitasi pencoblosan ini agar berjalan lancar. Adapun yang mencoblos meliputi pasien dan karyawan yang ada di rumah sakit. Alhamdulillah semuanya sudah selesai. Untuk masalah kondisi Calon Bupati nokomen bukan wewenang saya. Beliau di rawat di Ruang Patmawati,” singkatnya. (bam)