BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

328 KK Terisolir di Kecamatan Ciemas Sukabumi Terisolir

×

328 KK Terisolir di Kecamatan Ciemas Sukabumi Terisolir

Sebarkan artikel ini
Jembatan Ciemas Sukabumi Rusak
PERLU DIPERBAIKI : Kondisi jembatan Cimalim penghubung dua Desa di perbatasan Kampung Cimalim RT 01 RW 08 Desa Ciemas dengan Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat miring.(Foto : ist)

SUKABUMI — Sebanyak 328 KK di Desa Ciemas Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi terisolir akibat jembatan penghubung dua desa didaerah tersebut rusak.

Diketahui, rusaknya jembatan yang berada di Kampung Cimalim RT (01/08) akibat bencana banjir yang menerjang sungai Cikanteh, beberapa waktu lalu hingga mengakibatkan jembatan miring dan nyaris terputus akibat pondasi dari jembatan mengalami ambruk tergerus derasnya aliran air sungai.

Bank bjb Tandamata

Ketua RT 01 Kampung Cimalim, Karyudin mengungkapkan peristiwa rusaknya jembatan tersebut terjadi Senin (12/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB, menurutnya tidak ada korban luka maupun korban jiwa saat pondasi jembatan ambruk seusai diterjang banjir bandang di aliran sungai Cikanteh.

“Ini kan awalnya belum ambruk ini, sesudah banjirnya ini baru ambruk pada malam hari,” ujarnya. Rabu, (14/9).

Dijelaskan Karyudin, akibat adanya peristiwa pondasi jembatan ambruk ratusan kepala keluarga di Kampung Cimalim terisolir, pasalnya tidak ada lagi jalan untuk masyarakat beraktivitas kesebrang kampung seperti tujuan sekolah dan belanja.

“Itu 328 KK terisolir, gak ada lagi akses, cuma ini satu-satunya, akses ke toko untuk belanja, anak sekolah, gak ada akses lagi, terpaksa pakai jembatan,” jelasnya.

Sementara itu dilokasi berbeda Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengungkapkan sudah mendapat laporan adanya peristiwa tersebut dan sudah mengintruksikan jajaran dari BPBD untuk melakukan kajian untuk penanganan selanjutnya.

“Kemarin sebetulanya sudah menugaskan BPBD sudah datang, saya dan pak Ketua DPRD juga lihat jembatan langsung ke lokasi, kita akan lihat dulu, hari kemarin sih sebetulnya dari BPBD sudah kita tugaskan dan pak Kabid,” ujarnya.

“Karena memang bencana ini bukan hanya diwilayah Ciemas saja di wilayah utara juga banyak, beberapa kita tugaskan titiknya mana saja untuk dievaluasi. Insya allah kita sudah punya strategi di BPBD bagaiamana langkah langkah atau tahap tahap yang harus dilksanakan,” sambungnya.