SUKARAJA— Hanya dengan hitungan menit, mobil Daihatsu Grand Max hitam bernomor polisi F 1829 SY milik kepala Cabang Perumda Air Minum Cabang Sukalarang, Zamzam Solahudin dibobol maling saat ditinggal berbelanja buah-buhan dipinggir jalan. Akibat kejadian tersebut tas yang berisi uang Rp14 juta lebih dan surat penting digondol maling.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, kejadian yang terjadi di Jalan Raya Cianjur Pasekon, Kampung Warudoyong, Rt (2/5), Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, sekira pukul 08.30 WIB kemarin (29/11).
Peristiwa tersebut, bermula saat ia seorang diri tengah memarkirkan mobil di pinggir jalan tersebut. Karena hendak memeli buah jeruk. Namun, tanpa disadari oleh korban kaca mobil yang digunakan korban dalam keadaan terbuka setengah pintu.
“Saat saya sekembalinya membeli buah sekitar 10 menit lamanya, saya kaeget bukan kepalang karena satu buah tas sandang yang disimpan di jok sebelah kiri bagian depan mobil sudah tidak ada,” jelas Zamzam kepada koran ini, kemarin (29/11).
Tas sadang berwarna hitam jenis parasit ini, sambung Zamzam, didalamnya berisikan uang tunai sebesar Rp14.250.000, dua buah plash disk merk kingston dan toshiba, buku rekening tabungan BanK BPR Sukabumi dan BJB Sukabumi, satu buah buku agenda kerja dan surat-surat kantor PDAM. “Uang ini, sebenarnya akan kami berikan pada karyawan kantor untuk intensif,” imbuhnya.
Setelah mengetahui peristiwa itu, sambung Zamzam, pihaknya langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. “Berdasarkan olah TKP petugas, informasinya diwilayah tersebut kerap terjadi pencurian.
Bahkan, para pelaku ini, sering melakukan aksinya dengan cara pecah kaca mobil. Namun, karena mobil saya terbuka kacanya setengah pintu, maka dengan sekejap mereka langsung menggondol tas ini,” pungkasnya.
(den/d)





