SUKABUMI — Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat merespons aksi spontan sejumlah nelayan di SPBU 34-43304 Jalan Kidang Kencana, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, yang memprotes perubahan jam pelayanan pembelian BBM bersubsidi.
Perubahan jadwal pelayanan—yang sebelumnya tersedia siang hari namun kini hanya dibuka sore hingga malam—dinilai menyulitkan nelayan, terutama mereka yang telah mengantongi surat rekomendasi resmi dari pemerintah daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan monitoring guna memastikan distribusi BBM kembali normal dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan ketersediaan dan penggunaan BBM untuk nelayan berjalan tertib, serta mencegah penyalahgunaan surat rekomendasi,” ujarnya, Rabu (9/7).
Monitoring tersebut turut melibatkan Kepala TPI Palabuhanratu sekaligus juru pungut retribusi, David Ibrahim Mone Seki Makleat. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa penyaluran BBM kini telah kembali normal dan nelayan dilayani sesuai jam operasional SPBU.






