SUKABUMI – Libur panjang Idul Adha 2025 membawa angin segar bagi hotel di kawasan wisata Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) Kabupaten Sukabumi.
Sekretaris 2 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sukabumi, Husni Thamrin, menyebutkan tingkat hunian hotel mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak Jumat (6/6/2025) hingga Minggu (8/6/2025).
“Selama libur Idul Adha, okupansi hotel meningkat dan cukup ramai. Hampir seluruh hotel di wilayah selatan, khususnya Palabuhanratu, mencatatkan tingkat hunian yang bagus. Bahkan, beberapa hotel mencapai okupansi 100 persen selama beberapa malam,” ujar Husni saat dikonfirmasi. Minggu (8/6/2025).
Meski demikian, lanjutnya, PHRI belum menghimpun data detail secara menyeluruh terkait persentase peningkatan hunian tersebut.
Namun, dibalik kabar baik itu, pelaku usaha hotel juga menghadapi tantangan besar. Salah satunya, dampak dari kebijakan Gubernur Jawa Barat yang melarang study tour bagi sekolah-sekolah di wilayahnya. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap menurunnya reservasi hotel.
“Kebijakan itu jelas sangat berdampak bagi kami para penyedia jasa akomodasi. Tidak ada lagi reservasi dari kegiatan study tour atau kunjungan institusi pendidikan, dan hal ini sudah kami rasakan,” ungkapnya.
Husni menambahkan, kebijakan tersebut ikut menekan sektor MICE (Meeting, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang selama ini menjadi andalan bagi pelaku usaha hotel. Bukan hanya dari kebijakan gubernur, penurunan kegiatan juga dipengaruhi oleh efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Sektor MICE sekarang sangat menurun, bahkan nyaris tidak ada kegiatan. Selain larangan study tour dari Gubernur, ada juga kebijakan efisiensi APBN dan APBD dari pemerintah pusat yang ikut menekan aktivitas ini,” tuturnya.
Terkait persepsi wisatawan luar daerah terhadap Jawa Barat pasca kebijakan larangan study tour, Husni membenarkan adanya pengaruh terhadap minat kunjungan. Hal itu, kata dia, berdampak pada penurunan omzet pelaku usaha hotel dan restoran.






