SUKABUMI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, bersama pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kolaborasi ini, sebagai upaya menekan dan meminimalisasi peredaran narkotika di wilayah Sukabumi.
Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Yuhernawa menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya untuk menjalin sinergitas antarinstansi dalam rangka menekan dan meminimalisir penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
“Rapat koordinasi ini dihadiri berbagai pihak, termasuk instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi yang memiliki keterkaitan langsung dalam pelaksanaan fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” jelas Yuhernawa kepada wartawan, Kamis (22/5).
Yuhernawa menegaskan, penanganan permasalahan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada BNN atau kepolisian semata. “Permasalahan ini merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh stakeholder, unsur pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengoordinasikan dan menggerakkan sumber daya yang dimiliki, baik dari unsur pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.






