PALABUHANRATU – Ramadan ini bertepatan dengan musim angin barat, sehingga dampaknya harga ikan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu pun berangsur menurun.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, penurunan harga ikan laut ini diantaranya, harga ikan tongkol dari Rp18.000 per kilogram menjadi Rp16.500 per kilogram.
Ikan etem yang sebelumnya dibanderol Rp17.000 per kilogram menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan harga cumi-cumi dari harga Rp35.000 per kiloramnya kini turun menjadi 32.000 per kilogram dan harga udang dari Rp140.000 ribu per kilogram menjadi Rp120.000 per kilogram.
Seorang pedagang ikan di TPI Palabuhanratu, Dimas (29), warga Kampung Pangairan Majelis, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu mengatakan, penurunan harga ikan di TPI Palabuhanratu ini dipengaruhi dengan berbagai faktor. Diantaranya, selain banyaknya pasokan ikan hasil tangkapan para nelayan juga dipengaruhi oleh angin musim barat.
“Karena musim barat ini, anginnya tidak kencang sehingga tidak berbahaya kepada nelayan untuk pergi melaut. Berbeda dengan angin pasang yang biasanya terjadi pada awal Januari sampai Maret, para nelayan tidak bisa menangkap ikan karena kondisi gelombangnya cukup ekstrim,” jelas Dimas kepada Radar Sukabumi, Senin (7/5).
Masih di tempat yang sama, seorang pemilik perahu nelayan, Nendi (40), warga Kampung Pangairan Majelis, Kelurahan/Kecamatan Pelabuhanratu menjelaskan, tangkapan ikan di Pantai Pelabuharatu, mulai mengalami peningkatan sejak awal April 2018 lalu.
“Sudah ada dua bulan ini, tangkapan ikan lebih bagus karena nelayan banyak yang melaut. Berbeda dengan awal Januari sampai Maret, nelayan benar-benar tidak dapat beraktivitas dan banyak nelayan yang lebih memilih beristirahat dengan menyandarkan kapalnya di pelabuhan,” bebernya.





