POLITIK

KPU Kota Sukabumi Siapkan 5 Panelis untuk Debat Publik, Ini Daftarnya

×

KPU Kota Sukabumi Siapkan 5 Panelis untuk Debat Publik, Ini Daftarnya

Sebarkan artikel ini
Nama nama lima panelis yang bakal memandu berjalannya debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi.  
Nama nama lima panelis yang bakal memandu berjalannya debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi.  

SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, menyiapkan sebanyak 5 orang panelis yang akan memandu debat publik pasangan calon walikota – wakil wali kota. 

“Lima panelis ini antara lain, yaitu Dr. Erlin Trisyulianti, STP,MSi, lalu Dr. Mulyawan Safwandy Nugraha, MAg MPd, ketiga Rahmat Kurnia, S.Psi.M.Hum, kemudian Prof Dr.Drs.H.Entang Adhy Muhtar,M.S, terakhir Ir. Sugih Prakoso MM,” ujar Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM pada KPU Kota  Sukabumi, Seni Soniangsih    

Bank bjb Tandamata

Selain itu, kata Seni sebelum debat publik KPU menerima masukan pertanyaan dari masyarakat. Syarat dan ketentuan pertanyaan wajib sesuai dengan tema.

“Pertama yaitu soal lingkungan dan tata ruang. Kedua investasi dan potensi ekonomi unggulan, ketiga terkait penguatan infrastruktur,” ujar Seni pada Selasa (5/11).    

 Selanjutnya yang keempat yaitu berkaitan tentang pelayanan sosial dan pemajuan kebudayaan, kelima peningkatan kualitas SDM, keenam reformasi birokrasi dan pelayanan masyarakat. 

“Terakhir atau ketujuh berkaitan dengan pluralisme dan toleransi beragama. Maka dari itu, KPU mengajak masyarakat ikut berpartisipasi. Batas akhir sampai hari tanggal 5 November 2024,” jelasnya. 

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno mengungkapkan, awalnya debat publik akan dilaksanakan pada Rabu 30 Oktober, namun diundur menjadi hari Jumat 8 November 2024. 

“Ya, debat publik sementara kita agendakan di tanggal 8 November. Sebelumnya kan sempat secara tentatif itu kami merencanakan di tanggal 30 Oktober,” kata Imam kepada wartawan, belum lama ini. 

Ia menjelaskan, perpindahan jadwal debat publik disebabkan beberapa faktor. Satu di antaranya ada kegiatan KPU RI yang harus dihadiri seluruh komisi.

“Karena ada beberapa kegiatan secara nasional yang harus dihadiri oleh kami semua, sehingga tidak memungkinkan maka kami (pindahkan) ke tanggal 8,” ucapnya. 

Pihaknya memohon doa agar dapat menyiapkan debat publik dengan sebaik-baiknya, sehingga nanti bisa menjadi salah satu sarana untuk sosialisasi dan memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk lebih mengenal kepada calonnya.