CIANJUR — Plt Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid menyebutkan menemukan 2 titik longsoran di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, sesuai gempa magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tersebut.
“Hari ini melakukan penelitian dengan drone di dua lokasi di Cugenang, longsoran ada 2 titik di jalan nasional,” ujar Plt Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam konferensi pers yang diikuti secara virtual dari Jakarta, Rabu.
Wafid mengatakan longsoran pertama yang menutup jalan nasional panjangnya 44 meter pada lereng setinggi 16 meter. Sementara longsoran kedua dengan panjang 162 meter pada lereng setinggi 45 meter.
“Material longsoran berupa pelapukan berwarna abu-abu kemerahan, sangat lapuk, dan jenuh air yang menutup badan jalan,” katanya.
Menurutnya, longsor tersebut akibat hujan di Cianjur. Karena itu pembersihan longsoran dapat tetap dilakukan, tapi petugas harus lebih berhati-hati.






