NASIONAL

Bantuan PKH Cair

Jokowi: Jangan Kaget Lihat Isi yang Baru

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mencairkan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Dia mengatakan kepada 1.115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir untuk tidak kaget jika bantuan yang didapatkan lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Jangan kaget kalau dapat yang baru, biasanya Rp 1,890 juta. Betul? Tadi disitu saya buka ada yang dapat Rp 3,6 juta. Saya intip sebelahnya dapat Rp 2,7 juta. Artinya apa? Ada tambahan sangat banyak sekali,” kata Jokowi di GOR Ciracas, Jakarta, kemarin (10/1).

Penyerahan bantuan PKH tahun ini memang memiliki skema yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab setiap KPM akan mendapat bantuan sesuai indeks. Untuk KPM yang anggota keluarganya terdapat ibu hamil akan mendapat bantuan per tahun Rp 2,8 juta per jiwa, anak usia dini Rp 2,4 juta per jiwa, anak SD Rp 900 ribu per jiwa, SMP Rp 1,5 juta per jiwa dan SMA Rp 2 juta per jiwa.

Sementara, untuk KPM yang memiliki lansia diatas 60 tahun dan penyandang disabilitas akan mendapatkan bantuan tambahan per tahun Rp 2,4 juta per jiwa. Kendati begitu, KPM akan tetap mendapatkan bantuan flat sebesar Rp 550 ribu tiap tiga bulan dan PKH di daerah terpencil Rp 1 juta.

Dengan adanya tambahan besaran bantuan, mantan Walikota Solo itu pun meminta kepada KPM untuk hati-hati dalam menggunakan bantuan yang diberikan. Sebab PKH benar-benar diharapkan dapat memberikan manfaat kepada penerimanya. “Saya titip hati-hati penggunaannya. Supaya yang kita inginkan betul-betul memberi manfaat kepada penerima,” tuturnya.

Apabila ditemukan ada KPM yang menggunakan bantuan tidak sesuai dengan fungsinya, maka pemerintah pun tak segan untuk mencabut kepemilikan dan penerimaan manfaat.

 

(*)

Tags

Tinggalkan Balasan