WISATA

Goa Sanghyang Tikoro: Gerbang Misterius di Bandung Barat yang Penuh Kisah Mistis

×

Goa Sanghyang Tikoro: Gerbang Misterius di Bandung Barat yang Penuh Kisah Mistis

Sebarkan artikel ini
Goa Sanghyang Tikoro

RADAR SUKABUMI – Di balik indahnya alam Kabupaten Bandung Barat, tersembunyi sebuah gua purba yang menyimpan banyak cerita menarik sekaligus misterius, yaitu Goa Sanghyang Tikoro. Tempat ini bukan hanya dikenal karena keunikan geologinya, tetapi juga karena berbagai kisah mistis yang menyelimutinya, hingga disebut-sebut sebagai “gerbang ke dunia lain”.

Nama Sanghyang Tikoro berasal dari bahasa Sunda. Sanghyang berarti dewa atau sesuatu yang disucikan, sedangkan tikoro berarti tenggorokan. Jika digabungkan, maknanya adalah tenggorokan dewa.

Bank bjb Tandamata

Nama ini menggambarkan bentuk goa yang unik, di mana aliran Sungai Citarum seolah ditelan masuk ke dalam rongga bumi, seperti sedang masuk ke tenggorokan raksasa. Fenomena alam ini membuatnya tampak misterius sekaligus mengagumkan.

Secara ilmiah, Goa Sanghyang Tikoro merupakan bagian dari sistem Sungai Citarum purba. Ribuan hingga jutaan tahun lalu, kawasan ini diperkirakan menjadi bagian dari Danau Bandung Purba. Pada masa tersebut, kawasan Bandung masih berupa danau besar.

Perubahan geologi kemudian menyebabkan air danau surut dan mengalir melalui jalur bawah tanah, salah satunya melalui area Sanghyang Tikoro. Hal inilah yang menjadikannya penting dalam studi geologi , karena dianggap sebagai salah satu “pintu keluar” alami dari danau purba tersebut.

Selain nilai ilmiah, Goa Sanghyang Tikoro juga dikenal luas karena cerita-cerita mistis yang berkembang di masyarakat sekitar. Beberapa cerita yang paling terkenal antara lain goa ini dipercaya sebagai gerbang menuju alam gaib, konon menjadi tempat tinggal makhluk halus atau “lembur gaib”, ada kepercayaan bahwa orang yang masuk tanpa izin bisa tersesat atau tidak kembali, dan suara-suara aneh dan suasana mencekam sering diceritakan oleh pengunjung.

Bahkan dalam beberapa cerita rakyat, aliran air yang masuk ke goa ini dianggap tidak memiliki ujung dan bisa berakhir di dunia lain, membuatnya semakin misterius. Selain itu, ada pula legenda yang mengaitkan Sanghyang Tikoro dengan kisah-kisah besar seperti Sangkuriang dan Dayang Sumbi, terutama dalam cerita terbentuknya Danau Bandung Purba.

Dalam versi cerita rakyat, kerusakan alam akibat peristiwa legenda tersebut diyakini menjadi salah satu awal terbentuknya aliran air menuju gua ini. **