“Motivasi saya sederhana, saya ingin pengawasan pemilu punya taji. Dua periode di Bawaslu Kota membuat saya sadar, masalahnya bukan hanya di lapangan tapi juga di sistem. Makanya saya terus belajar dan memperkuat diri, agar kontribusi saya bisa lebih berdampak ke depannya,” tukasnya.
Dengan keteguhan sikap dan semangat belajar yang tak pernah padam, Yasti Yustia Asih terus meneguhkan perannya sebagai penjaga demokrasi di Kota Sukabumi. (bam/d)





