3. Berakal
Memiliki akal yang sehat juga merupakan syarat menjalankan ibadah puasa. Seseorang tidak dinyatakan gila, baik karena cacat mental atau akibat dari pengaruh minuman yang memabukkan. Hal ini penting agar seseorang dapat memahami arti dan tujuan dari menjalankan ibadah puasa.
4. Mampu dan Kuat
Seorang muslim harus mampu dan kuat dalam menjalankan ibadah puasa. Jika seseorang tidak mampu melaksanakan puasa, maka diwajibkan untuk menggantinya di bulan berikutnya atau membayar fidyah.
Ada beberapa kondisi khusus yang membolehkan seorang muslim untuk tidak berpuasa, seperti musafir, sakit, lanjut usia, wanita hamil, orang yang dalam kondisi haus yang parah, dan wanita yang sedang menyusui.
5. Mengetahui Awal Ramadan
Apabila salah satu orang yang terpercaya mengetahui awal bulan Ramadhan dengan melihat hilal secara langsung tanpa bantuan alat, maka kewajiban puasa dimulai bagi umat Islam di wilayah tersebut. Jika hilal tidak terlihat karena tertutup awan, maka bulan Sya’ban akan dihitung 30 hari.(*)






